Informasi yang beredar sebelumnya mengungkapkan, Xiaomi meluncurkan teknologi asisten digital berbasis suara milik mereka bernama Xiao Ai. Alasan Xiaomi mengembangkan asisten digital ini dikarenakan berbagai macam hal.
Salah satunya adalah sulitnya mendapatkan asisten digital di perangkat smartphone yang dibuat oleh para produsen smartphone China. Hal ini dikarenakan Google diblokir sepenuhnya oleh pihak pemerintah China, sehingga memasukkan Google Assistant bukan sebuah pilihan. Selain itu, Siri dan Alexa pun tidak dapat digunakan karena keterbatasan perangkat yang didukung.
Dikarenakan alasan tersebut, pihak Xiaomi mengatakan bahwa dalam pengembangan Xiao Ai ini sengaja ditujukan untuk bekerja di China saja.
Mengutip dari laman Engadget, Rabu (4/4/2018), Xiao Ai memiliki fitur-fitur asisten digital standar. Beberapa contohnya adalah dapat digunakan untuk memutar musik, memeriksa cuaca, mengontrol perangkat smart home, serta menerjemah bahasa asing.
(Ahmad Luthfi)