Rencana keluarnya Alex membuat dugaan terkait adanya ketegangan dan kondisi yang kian memanas di antara para pemimpin pun semakin kuat. Apalagi, kini CEO Facebook Mark Zuckerberg diminta menyelesaikan hal ini secepatnya.
Beberapa karyawan pun menyatakan bahwa saat ini adanya gejolak di dalam internal Facebook. Salah satu kubu menyebutkan bahwa Facebook wajib terbuka kepada para penggunanya soal penyalahgunaan data serta tindakan intervensi platform mereka. Salah satu yang menyuarakan hal tersebut adalah Alex.
Baca Juga : Ini Risiko Main Tes Kepribadian Sembarangan di Facebook
Sekadar informasi, beberapa waktu lalu Facebook diduga telah menyebarkan sekira 50 juta data pengguna Facebook ke sebuah firma analisis. Firma ini kemudian memberikan data tersebut kepada Donald Trump untuk memenangkan pemilihan Presiden Amerika.
Pihak Facebook sudah membantah hal tersebut. Mereka berdalih, kebocoran data ini muncul dari salah satu pemilik aplikasi yang mengharuskan penggunanya login dengan akun Facebook mereka. Di sinilah Facebook menduga ada yang menjual atau membagikan data pribadi tersebut. (chn)
(Kemas Irawan Nurrachman)