Berkenalan Lebih Dekat dengan Teknologi Biometrik

Azizah Fitria Nur Chandani, Jurnalis
Jum'at 09 Februari 2018 09:01 WIB
(Foto: Reuters)
Share :

Pemerintah menganggap biometrik secara serius akibat serangan yang terjadi 11 September lalu, namun tidak sampai diperkenalkannya sensor biometrik seperti sidik jari pada perangkat mobile. Akan tetapi, teknologi ini benar-benar membuat kesadaran untuk publik dan baru sekarang mulai dipertimbangkan.

Dr Richard Guest, seorang pembaca rekayasa sistem biometrik di University of Kent, memimpin proyek AMBER di EU yang meneliti penggunaan biometrik mobile. Ia percaya bahwa biometrik mobile adalah masa depan. Namun diingatkan bahwa ini bukan hanya masalah teknis tetapi juga masalah privasi yang harus diatasi.

Biometric Institute yang mempromosikan dan bertanggungjawab atas teknologi ini, memberikan peringatan. Chief Executive Isabelle Moeller menunjukkan keuntungan yang sangat besar, tetapi harus serius dalam menangani masalah ini.

Ini merupakan hal yang mudah untuk mengganti kata sandi jika disusup, tetapi apa yang bisa dilakukan ketika sidik jari dicuri dan bagaimana cara organisasi memastikan identitas orang yang menyediakan sampel biometrik.

Pada akhirnya jika publik ingin sepenuhnya bergantung terhadap teknologi, maka industri perlu transparan mengenai data yang mereka miliki, seperti bagaimana pengelolaannya, penggunaannya, dan seberapa amannya. Dari teknologi yang sudah ada, privasi dan keamanan serta etika perlu dikembangkan.

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Ototekno lainnya