Nadella juga mengunjungi Tsinghua University, sekolah sains terkemuka China, di mana ia berkunjung ke sebuah laboratorium dan berbincang dengan sekelompok mahasiswa bisnis. Menanggapi pertanyaan mengenai hubungan China AS, Nadella mengatakan bahwa kedua belah pihak perlu belajar satu sama lain dan melepaskan gagasan permainan zero-sum.
"Pada saat seperti ini, di mana kontribusi China terhadap teknologi fundamental, entah itu di mobil otonom atau di bidang lain, saya pikir AS bisa mendapatkan banyak keuntungan dari belajar dari apa yang terjadi di sini," kata Nadella.
Xiaomi diketahui merupakan vendor smartphone yang terus berkembang. Xiaomi telah menjual 10 juta ponsel pada Oktober yang merupakan ulangan dari prestasi yang sama September silam.
Xiaomi baru-baru ini menetapkan target ambisius untuk dapat mengirim 90 juta ponsel di tahun ini.
Angka ini meningkat 50% dari tahun lalu (58 juta ponsel), dan akan menjadi pertumbuhan yang terbesar dibandingkan tahun 2015. Demikian seperti dilansir Caixing, Kamis (2/11/2017). (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)