CALIFORNIA - Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sudah mulai membuktikan kemampuannya di beberapa bidang yang didominasi oleh manusia secara tradisional, seperti pelayanan makanan hingga gameplay yang kompleks. Sekarang para ahli mengatakan teknologi tersebut bisa segera mengambil alih layar perak.
Dilansir dari Dailymail.co.uk, Senin (28/82017), peneliti yang telah terlibat dengan usaha Al saat ini dalam industri film memperkirakan pada 2045, manusia di Hollywood tidak lagi diperlukan. Sebagai gantinya, mereka mengatakan bahwa AI dapat mengedit film, mengisi kesenjangan dalam rekaman, bahkan menciptakan karakter live-action yang dapat dipercaya.
Pergeseran Al dalam pembuatan film diyakini akan menghemat waktu dan uang, serta berpotensi untuk mengurangi puluhan juta dollar dalam anggaran film pada umumnya. Teknologi ini juga bisa digunakan untuk membuat representasi digital manusia yang lebih akurat berdasarkan data yang dimiliki.
Peneliti Al sudah mulai menunjukkan seberapa baik mereka bisa menangkap esensi manusia dalam karakter buatannya. Digital Human league, baru-baru ini meluncurkan 'Digital Mike', sebuah kemiripan dari produser Mike Seymour.
Proses animasi dalam film merupakan tugas yang memakan waktu bagi manusia, para ahli mengatakan dengan menggunakan Al proses animasi tersebut bisa diselesaikan hanya dalam hitungan detik saja. AL juga dipercaya dapat membantu menciptakan karakter yang bisa dipercaya secara real.