Peneliti Temukan Bunga Berusia 100 Juta Tahun, Nih Fotonya!

Riani Angel Agustine, Jurnalis
Kamis 17 Agustus 2017 00:34 WIB
(Foto: Oregon State University)
Share :

OREGON - Seekor Triceratops atau Tyrannpsaurus Rex (T-Rex) mungkin mengacaukan hutan pinus dan menjadikan 7 bunga yang diawetkan secara sempurna ditemukan di amber Burma. Peneliti mengatakan spesimen tersebut utuh dan mewakili spesies baru yang diyakini telah ada sejak 100 juta tahun yang lalu.

Dilansir dari Dailymail.co.uk, Rabu (16/8/2017), para ahli mengatakan penemuan tersebut merupakan koleksi terbesar di zaman ini untuk satu studi tunggal. Bunga mungil yang ditemukan di Myanmar tersebut berukuran 3,4 sampai 5 milimeter dan mengharuskan para peneliti menggunakan mikroskop untuk meneliti bunga tersebut.


Baca juga: Wah! Peneliti Temukan Tanaman yang Hidup di Era Dinosaurus

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, bunga tersebut masuk ke dalam spesies Tropocogyne dan diberi nama pentaptera. Nama tersebut berasal dari bahasa Yunani, “penta” artinya 5 dan “pteron” artinya sayap.

Para peneliti membandingkan bunga baru ini dengan spesies lain yang baru ditemukan dan berwarna kuning. “Berbeda dengan bicarpellate, dengan 2 gaya memanjang dan ramping, dan tulang rusuk ovarium inferiornya tidak memiliki kelenjar terminal berpigmen gelap seperti T.Pikei,” ungkap George Poinar Jr. seorang profesor emeritus dari Oregon State University College of Science.

T.pentaptera dan T.pikei telah diklasifikasikan dalam keluarga Cunoniaceae, sejenis tanaman berkayu yang masih ada sampai sekarang. Peneliti mengatakan, bunga yang diteliti dalam penelitian baru kemungkinan berasal dari pohon hutan hujan kuno.

Bunga berusia 100 juta tahun itu juga memiliki kemiripan dengan spesies hidup di Australia yang dikenal sebagai coach wood tree. Jika dilihat lagi dari sejarah geologi daerah ini, peneliti mengatakan bahwa mudah untuk melihat bagaimana hubungan itu muncul.


Baca juga: Ilmuwan China Temukan Fosil Dinosaurus Berbulu


“Mungkin situs amber di Myanmar adalah bagian dari Greater India yang terpisah dari belahan Bumi selatan, Gondibalad superkonduktor, dan melayang ke Asia selatan. Malaysia, termasuk Burma, dibentuk pada masa Paleozoikum dan Mesozoix dengan subduksi terranes yang berhasil dipisahkan dan kemudian bergerak ke utara,” ujar Poinar.

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya