Sebelumnya pada 2010 ia mendapatkan penghargaan State Science & Technology Prize dari pemerintah Rusia atas pencapaiannya dalam mengembangkan dan menggunakan generasi baru teknologi mikro sistem telekomunikasi dan kontrol sistem mobile air defense serta fasilitias kritis. Total penghargaan yang diterima Igor Ashurbeyli dari 2001 hingga 2016 ialah sebanyak 11 penghargaan.
Nama Asgardia, negara ruang angkasa pertama, yang dicetuskan Igor berasal dari mitologi Norse kuno. Asgardia digambarkan sebagai sebuah kota di atas langit atau disebut sebagai negara para Dewa.
Dalam situs resminya, Igor menuliskan bahwa Asgardia merupakan anggota dari Perserikatan Bangsa-Bangsa lengkap dengan berbagai atribut kenegaraan seperti lagu kebangsaan, kedutaan, pemerintahan, bendera, dan lencana nasionalnya.
Inti dari didirikannya negara Asgardia ialah kedamaian di ruang angkasa. Igor menyatakan bahwa keberadaan Asgardia ialah untuk mendigitalkan Noosphere, menciptakan cerminan kemanusiaan di ruang angkasa namun tanpa adanya perbedaan duniawi seperti agama dan kebangsaan.
Total calon penduduk Argardia hingga tulisan ini dibuat ialah berjumlah 289.566 orang. Mereka berasal dari berbagai negara di belahan dunia termasuk Indonesia. Penduduk negara ruang angkasa Asgardia dinamakan sebagai Asgardian.
(Kemas Irawan Nurrachman)