“Kami kecewa dengan perkembangan ini, karena ini merupakan tindakan paling drastis yang telah diambil pemerintah China untuk memblokir penggunaan VPN sampai saat ini, dan kami khawatir melihat Apple membantu penyensoran China,” kata ExpressVPN dalam sebuah pernyataan.
Penyedia utama lainnya, termasuk VyprVPN dan StarVPN memastikan mereka juga menerima pemberitahuan tersebut pada Sabtu 29 Juli dari Apple. Namun pengguna Apple di China yang masih memiliki alamat penagihan di negara lain masih dapat mengakses aplikasi VPN dari cabang App Store lainnya. Sejumlah aplikasi VPN lainnya masih dapat diakses di China App Store.
Penyedia VPN mengatakan bahwa meskipun aplikasinya tidak tersedia di toko, pengguna masih dapat menginstalnya secara manual menggunakan dukungan VPN yang ada di sistem operasi Apple. Demikian dinukil dari CNET, Minggu (30/7/2017).
Baca Juga: Waduh, Apple Harus Bayar Rp6,7 Triliun ke Kampus Ini, Ada Apa?
Baca Juga: Kebijakan Privasi Halangi Teknologi AI Milik Apple, Kok Bisa?
(Kemas Irawan Nurrachman)