CUPERTINO - Selfie sudah menjadi tren di dunia selama beberapa tahun terakhir ini. Oleh sebab itu, para vendor smartphone berlomba-lomba memperbaiki teknologi kamera depan pada perangkat besutan mereka.
Menurut detail dalam paten yang baru diberikan ini, Apple memiliki pandangan mengenai teknologi kamera baru yang bisa menentukan apakah seseorang akan mengambil selfie berkualitas rendah dan mendorong mereka untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan dengan mengutak-atik gambar preview.
Telefon misalnya, memotong gambar preview dengan cara yang memaksa pengguna untuk memindahkan tangan mereka lebih jauh, mengurangi distorsi lensa. Cropping bukan satu-satunya metode yang bisa digunakan software kamera, ada juga kemungkinan untuk mengubah skala gambar.
Semua hal seperti mengubah skala gambar dilakukan dalam upaya untuk membujuk pengguna menyesuaikan cara mereka memegang telefon. Tujuan akhirnya, menurut paten yang dikutip dari Slash Gear, Kamis (20/7/2017) adalah membuat pengguna mengambil kualitas yang lebih tinggi bahkan jika tak memiliki pengetahuan teknis atau keterampilan untuk melakukannya.
Teknologi semacam itu tampaknya akan menghasilkan selfie yang lebih baik secara konsisten dari individu yang memiliki iPhone, sehingga membuat handset menjadi pilihan yang lebih menarik di antara basis konsumen yang doyan selfie.
Sementara itu, paten juga merinci penggunaan penyesuaian untuk membuat selfie grup lebih mudah yakni melalui penggunaan rasio aspek yang lebih luas. Namun, hanya bisa gambar dipotret menggunakan kamera depan dalam mode landscape.
Dalam hal ini, software akan memanfaatkan bidang pandang yang lebih luas dan sudut lebar untuk memberi area permukaan yang lebih luas di mana individu bisa dicitrakan. Meski begitu, sudut yang lebih lebar dan FOV tak akan diterapkan pada selfie yang diambil dalam mode potret biasa.