Model produksi pertama T-Pod diharapkan sudah dapat digunakan pada musim gugur 2017. Namun bentuk prototipe yang diuji coba belum menggunakan baterai 200 kWh.
Sebelum T-Pod, sudah ada pabrikan yang mengoperasikan truk otonom. Di Amerika Serikat, truk otonom diuji dengan cara mengangkut 50 ribu botol bir dari Fort Collins ke Colorado Springs. Pengoperasian truk otonom ini merupakan bagian dari kerja sama antara Uber dan produsen bir Budweiser.
Truk yang dikembangkan oleh Otto, sebuah perusahaan startup milik Uber yang berbasis di San Francisco itu berjalan sejauh 190 kilometer tanpa dikendalikan oleh pengemudi.
Petugas sesekali duduk di balik kemudi untuk mengecek kendaraan yakni saat berada di Interstate 25, melewati Denver. Selama perjalanan di Rocky Mountain truk dikawal oleh polisi.
Truk otonom Uber menggunakan sensor lidar di atap untuk mendeteksi jalan di depan. Data dari lidar lalu dikirim ke komputer untuk dianalisis. Dari data itu lalu komputer mengoperasikan pedal gas, mengatur kecepatan, menekan rem, serta mengarahkan setir. (san)
(Dian AF)