Orangtua Nikki pun awalnya khawatir dengan apa yang dilakukan oleh anaknya. Terutama komentar-komentar dari para haters terhadap putrinya tersebut.
Sementara itu, Associate Professor di Brock University, Ontario, Kanada, Shauna Pomerants, menuturkan bahwa Nikki merupakan role model.
“Dia menjadi pemenang sebagai sosok gadis yang tidak sempurna. Dia telah menginspirasi untuk ditonton,” jelasnya.
“Saya bisa melihat bagaimana orang-orang mencintainya. Dia benar-benar menjadi pahlawan bagi mereka yang merasa terasingkan,” ujarnya. (afr)
(Kemas Irawan Nurrachman)