Hujan Es Bukan Fenomena Luar Biasa di Indonesia

Kustin Ayuwuragil Desmuflihah, Jurnalis
Rabu 29 Maret 2017 19:15 WIB
Foto: Twitter
Share :

JAKARTA – Fenomena hujan es dialami penduduk Jakarta pada Selasa 28 Maret 2017. Meski bukan hal yang lazim di negeri dengan iklim tropis, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa hujan es adalah fenomena alam biasa.

Hal tersebut diterangkan BMKG melalui cuitannya di Twitter. “Fenomena hujan es/hasil merupakan *fenomena cuaca alamiah* yg biasa terjadi. Kejadian *_hujan lebat/Es_* disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat *_lebih banyak terjadi pada masa transisi/pancaroba musim_* baik dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya,” demikian keterangan dari Twitter resmi BMKG.

Lebih lanjut, Kepala Bagian Humas BMKG, Hary Tirto Djatmiko, fenomena hujan es biasanya terjadi pada masa transisi atau pancaroba dan berdurasi cukup singkat. Ia melanjutkan bahwa fenomena ini biasanya ditandai dengan beberapa keadaan cuaca yang tak lazim. Misalnya, suhu yang sangat panas pada malam hari sebelum hujan es terjadi.

"Udara terasa panas dan gerah diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat ditunjukkan oleh nilai perbedaan suhu udara antara pukul 22.00 dan 07.00," lanjutnya.

Kemudian, ia juga menjelaskan soal kehadiran awan cumulus (awan putih berlapis-lapis). Di antara awan tersebut, ada satu jenis yang mempunyai batas tepi sangat jelas berwarna abu-abu yang menjulang tinggi seperti bunga kol.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Ototekno lainnya