JAKARTA - Kian hari berkomunikasi semakin mudah saja, tak dipungkiri ini berkat perkembangan smartphone yang cukup pesat dalam beberapa tahun belakangan. Kesuksesan smartphone sendiri tak lepas dari teknologi ponsel genggam sebelumnya.
Namun, pernahkahkah Anda bertanya siapa sosok inovatif di balik terciptanya telefon genggam pertama? Ya, dia tak lain Martin Cooper, orang yang sering dijuluki sebagai bapak ponsel seluler. Semasa kecilnya, Cooper sendiri menjadi anak yang kerap mencoba untuk memahami bagaimana sesuatu bekerja.
Anak pasangan Arthur and Mary Cooper itu lulus dari Illinois Institute of Technology pada 1950. Lulus Illinois Institute of Technology dia bekerja di Teletype Corporation of Chicago, pembuat unit yang menyediakan layanan komunikasi jarak jauh ke media.
Hingga 1954, pria kelahiran 28 Desember 1928 itu memilih keluar dan bergabung dengan Motorola, Inc. Di sini, Cooper memperoleh gelar master di bidang teknik elektro dari Illinois Institute of Technology pada 1957. Di Motorola, ia ditugaskan ke divisi yang bekerja pada radio portable genggam polisi pertama, yang dikenal di Chicago pada 1967. Pada saat itu, ia maju ke posisi direktur operasi dan selama sembilan tahun berikutnya ia memiliki kontribusi paling signifikan untuk masa depan komunikasi mobile ketika melayani perusahaan.
Disitat dari Encyclopedia, Kamis (2/2/2017), ponsel seluler berbasis mobil digunakan terbatas di kota-kota besar Amerika Serikat (AS) sejak 1930. Pada awal 1970-an, ponsel seluler berbasis mobil digunakan dengan sistem komunikasi yang disebut Mobile Telephone Service. Sayangnya, sistem ini tidak bisa diandalkan dan rawan kemacetan di daerah perkotaan karena tidak mungkin lebih dari 24 saluran beroperasi pada jaringan tertentu.
Bell Laboratorium, divisi penelitian dari American Telephone & Telegraph Company (dikenal AT&T) disebut sebagai pesaing utama Motorola pada saat itu. Pasalnya, AT&T memiliki monopoli layanan telefon tradisional di AS, dan bekerja pada bentuk komunikasi mobile baru yang bisa ditawarkan kepada pelanggan.
Cooper menjelaskan perseteruan antara keduanya dalam sebuah wawancara Electronic Design interview pada 2003. "Itu dua atribut yang memuakkan kepada kami. Salah satunya, At&t akan mengoperasikan layanan seluler baru sebagai monopoli, yang lain bahwa solusi itu telefon mobil. Kami harus membuktikan kepada dunia bahwa kedua atribut ini tidak dalam kepentingan publik," katanya.