Video NASA Ungkap Badai 'Matthew' dari Luar Angkasa

Arsan Mailanto, Jurnalis
Selasa 04 Oktober 2016 22:16 WIB
(Foto: Sciencealert dan NASA)
Share :

CALIFORNIA - NASA baru saja merilis cuplikan video badai Matthew menakutkan yang diambil dari kamera Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), dan menempatkan dalam perspektif intens bahwa badai Category 4 Storm itu benar-benar ada.

Hurricane atau badai telah menghabiskan brewing atas kawasan Pasifik di Haiti Selatan dan Jamaika, sebelum menuju ke utara dan menabrak Haiti pada Senin malam waktu setempat.

Dengan kecepatan angin hingga 220 km / h (140 mph) dan 'mengancam kehidupan' yang dilaporkan telah menelan satu orang korban meninggal akibat hujan badai, sebagaimana diberitakan dari Scienealert, Selasa (4/10/2016).

Dalam rekaman berdurasi 1 menit 48 detik diunggah oleh akun @Space_Station dipercepat empat kali, yang diabadikan dari kamera International Space Station di luar angkasa pada Senin pagi. Video menunjukkan kompleks orbital badai dari 400 km (250 mil). Ini cukup menakutkan dengan awan putih besar menunjukkan badai Matthew.

Menurut laporan US National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), selain angin, badai Matthew juga diprediksi membawa kecepatan hingga 100 cm (40 inci) dari hujan menuju ke Haiti dan Selatan Barat Dominican Republic, yang bisa memicu ancaman nyawa akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Kekhawatiran lainnya ada pada tingkat air yang akan naik atau meluap di sepanjang pantai selatan Haiti, dan Kuba dengan prediksi pasang air lebih dari 3 meter atau 11 kaki di atas garis gelombang tinggi yang berpotensi besar dan merusak.

Salah satu Meteorologist Weather Underground, Jeff Masters mengatakan, negara terburuk yang akan terkena dampak  tidak diragukan lagi Haiti.

Namun diharapkan badai Matthews dapat mengubah arah dengan haluan ke utara menjuju Bahama pada pertengahan minggu, sebelum berpotensi menghempas pantai timur Amerika Serikat (AS).

"Tetapi, sekarang ini risiko terbesar adalah untuk kawasan North Carolina, tetapi itu bisa berubah. Sejauh ini berjalan ke AS, kami yakin satu-satunya hal akan terjadi kita akan melihat banyak gelombang besar menyerbu di seluruh pantai timur," kilah Masters.

Sementara Karibia, kini sedang bekerja dengan cepat mencoba untuk mempersiapkan terjangan badai besar. Mereka bekerjasama dengan satuan lembaga Perlindungan Sipil Haiti yang dilaporkan telah membuka 576 tempat penampungan untuk sementara, dan Badan Pembangunan Internasional AS sudah mengerahkan tim tanggap bencana ke Haiti dan Jamaika.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Ototekno lainnya