Ketika Hidup Didominasi Dunia Maya

Koran SINDO, Jurnalis
Minggu 17 April 2016 21:39 WIB
Ketika Hidup Didominasi Dunia Maya
Share :

Dalam survei ini juga ditemukan bahwa 58% responden mengakui kalau mereka mengetahui kata sandi pasangannya di media sosial, tanpa sepengetahuan pasangan mereka. Ini merupakan indikasi bahwa mereka akan melakukan apa saja untuk mengintai gerak-gerik pasangannya di media sosial. Sementara itu di Amerika Sosial, media sosial juga sangat terkait dengan kasus perceraian.

Pada 2010, sekitar 81% pengacara perceraian mengakui bahwa media sosial terbukti berperan dalam peningkatan kasus perceraian sejak 2005. Bagaimana di Indonesia? Berdasarkan data Puslitbang Kehidupan Keagamaan Kementerian Agama 2015, dari 25.310perceraiandengan kasus gangguan pihak ketiga, sekitar 35% dipicu pengaruh media sosial dan gaya hidup.Ada sekitar 9.000-an kasus cemburu.

Tidak sedikit bermula dari kemajuan teknologi, yakni jalinan melalui media sosial. Sementara itu, berdasarkan data Pengadilan Agama Kota Batam, hingga 10 Maret 2016 sudah terdaftar 416 perkara. Sedangkan Maret tahun lalu hanya 118 perkara cerai gugat. Perselingkuhan yang diawali dengan perkenalan di media sosial juga menjadi pemicu gugatan cerai dari salah satu pasangan suami istri di Batam.

Kejahatan juga banyak terjadi difasilitasi pertemanan di media sosial. Kejahatan pemerkosaan dengan tipu daya terhadap remaja putri oleh kenalannya di media sosial jumlahnya bertambah setiap tahun. Kecanduan media sosial pun membuat angka kecelakaan meningkat. Di Jakarta, misalnya. setiap hari sekitar 3 orang meninggal dunia akibat kecelakaan dan selama setahun sekitar 1.000 orang.

Angka pada 2010 ini disebutkan sudah melebihi korban perang. Lebih dari 30% kecelakaan lalu lintas di Jakarta disebabkan menggunakan telepon genggam. Konsentrasi pengemudi terpecah. Lalu apa yang harus dilakukan ketika menyadari bahwa telah memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap media sosial? Nuning menyebutkan, ada baiknya berani mengakui telah memiliki masalah berupa ketergantungan yang tinggi terhadap media sosial.

Mencoba menguraikan mengapa kita begitu tergantung pada media sosial, apa yang menyebabkannya. Mencoba mencari solusi atas penyebab ketergantungan pada media sosial. Sebagai terapi, kita bisa menonaktifkan notifikasi media sosial. Apabila notifikasi off tidak juga berhasil mengurangi akses terhadap media sosial, coba untuk menghapus aplikasi tersebut dari gadget.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya