Bagi travellers, seri S6 Edge nampaknya layak menjadi referensi utama. Lantaran kedua handset memiliki kapasitas baterai yang awet. S6 Edge berkapasitas baterai 2.600 mAh. Sementara S6 Edge+ mencapai 3.000 mAh. Produsen pun mengklaim, penggunaan handset mampu bertahan lebih dari 12 jam.
Tetapi, kemampuan tersebut tentu saja tereduksi ketika pengguna membuka beberapa aplikasi secara aktif. Maka, Samsung pun tak mau kecolongan. Fitur Fast Charging menjadi solusi bagi penggila aplikasi karena hanya perlu waktu sekitar 10 menit untuk mengisi daya handset hingga 4 jam waktu bicara.
Selayaknya smartphone berkelas high end, Samsung Galaxy seri S6 Edge dan S6 Edge+ dilengkapi fitur favorit melimpah, seperti S Health, S Voice hingga S Lime.
Keunggulan seri S6 Edge cukup menjadi jaminan di fitur-fitur personal serta kepuasan visual.
Di sisi lain, meski mengklaim berdesain ergonomis dan minimalis, nampaknya lekukan dual edges yang menginspirasi nama seri handset ini terasa sedikit licin dalam genggaman pengguna. Layarnya pun rentan retak karena tidak ada list atau pinggiran yang memperkuatnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)