"Saat ini banyak event-event yang mendukung tumbuhnya startup di Indonesia. Dari sisi kualitas memang masih kurang, bukan salah siapa-siapa, tapi kamera industrinya belum mature," kilahnya.
Berorientasi ke depan, Ken mengakui bahwa menangani Kaskus saat ini jauh berbeda jika dibandingkan saat baru dirintis. Saat ini kejayaan telah direngkuh dan ia harus bisa mempertahankan posisi dan bahkan memperluas cakupan dan tantangan pun kian besar.
"Inilah sebabnya investasi dari Djarum membantu kami memperluas jangkauan dan produk, dan mereka (Djarum) banyak masuk untuk mentoring ke sana. Dulu sih bisa semuanya satu ruangan, berembuk, dan nggak ada sistem, dan sekarang berbeda penanganannya, karena tim tambah banyak dan bagaimana mencapai produktivitas itu yang harus dicari," tutupnya.
(Amril Amarullah (Okezone))