JAKARTA - Selama perjalanan Kaskus, sejak dirintis pada 1999 oleh Andrew Darwis ternyata tidak semulus yang diperkirakan mantan Chief Executife Officer (CEO) Kaskus, Ken Dean Lawadinata saat berbincang dengan Okezone beberapa waktu lalu.
Ken menceeritakan bagaimana Kaskus pernah mengalami pelbagai kesulitan, bahkan sempat ditipu. Dua minggu kaskus mati total, seluruh data hilang tak berbekas. Sehingga, Ken yang waktu itu menjabat sebagai CEO Kaskus mengaku bingung harus berbuat apa. “Bingung harus ngapain, tapi kami bersyukur bantuan dari para member, akhirnya kami bangkit lagi,” jelas Ken lirih.
Selepas itu, Kaskus berkembang, memiliki 360 ribu member pada Maret 2008, per Juli 2012 situs besutan Andrew Darwis, Ronald Stephanus, dan Budi Dharmawan memperoleh 4,6 juta member. "Terbaru (2014) kami mencatatkan 27 juta unique user per bulan," sebut pria yang hobi makan ini.
Nah, sudah menjadi raksasanya forum kasak-kusuk dengan banyak fitur berjejal, lantas mau dibawa kemana Kaskus ke depan?