Indocomtech Dahulu dan Kini

Amril Amarullah, Jurnalis
Kamis 01 November 2012 12:18 WIB
Pembukaan Indocomtech 2012 (Foto: Andina/Okezone)
Share :

JAKARTA - Rabu, 31 Oktober 2012, atau 20 tahun silam menjadi momen penting kebangkitan teknologi Tanah Air. Boleh dikatakan selama perjalanannya, sejak digelar kali pertama tahun 1994, pameran industri teknologi (TI), atau Indocomtech mengalami masa-masa sulit untuk menghadirkan pengunjung.

Padahal, Dyndra Promosindo sang pelopor even bergengsi ini, melalui visi dan misinya bertekad menjadikan Indocomtech sebagai mitra bisnis yang handal dan mampu menciptakan dampak yang mengesankan dalam setiap pameran.

Akan tetapi, kala itu pameran terasa hambar dan  asing, lantaran tidak banyak yang melirik, bahkan bisa dikatakan belum menuai hasil lantaran belum banyak dikenal orang. Sehingga terselip pertanyaan, mungkinkah ini karena keingintahuan masyarakat akan teknologi masih rendah?

Bahkan, setelah berjalan dua tahun, Indocomtech sempat fakum, yakni pada tahun 1996 sampai 2000, saat krisis melanda republik ini. Baru setelah itu, pameran Indocomtech mulai bangkit dan hingga kini tahun 2012 begairah lagi.

Pagelaran IT terbesar di Indonesia ini, mulai terlihat hasil dan gregetnya pada tahun 2009, dengan menghadirkan pengunjung di atas 1000 orang. Menurut data yang diperoleh dari Dydra Promosindo, tren pengunjung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Misalnya saja, pada 2010 sebesar 200.567 pengunjung, lalu 2011 berjumlah 210.603 pengunjung, dan tahun 2012 ini targetnya 284 ribu pengunjung

Sukses ini lantaran adanya optimisme baru menyapu industri IT untuk solusi digital, tren inovasi yang mengilhami, dan memberi energi baru bagi perkembangan teknologi di Tanah Air. Sejak itulah, puluhan bahkan ratusan produk-produk lokal dan luar negeri secara efektif mempromosikan produk IT-nya.

Dengan lebih dari 1000 peserta pameran setiap tahunnya, termasuk keikutsertaan perusahaan asing di dalamnya, Indocomtech ini diharapkan mampu bersaing dengan pameran-pameran yang tingkat internasional. Bahkan Indocomtech pun diklaim terbesar dan mengalahkan ComunicAsia.

"Pengunjung kita jauh lebih banyak dibanding CommunicAsia, bisa dua kali lipatnya. Karena pameran kita ini business to consumer, di samping memperkenalkan produk baru, konsumen juga bisa langsung membeli," kata Rudi Rusdiah, Sekretaris Dewan Pembina Apkomindo.

Terlebih untuk pameran kali ini tidak hanya menghadirkan Indocomtech, bahkan juga ada Jakarta Game Show, dan Jakarta Motor Cycle. “Jadi diharapkan akan mengalami peningkatan drastis,” tuturnya.

Kini, setelah sukses menyelenggarakan pameran teknologi indormasi dan komunikasi sejak kebangkitannya pada tahun 2000 lalu, Dyndra Promosindo dikenal selama bertahun-tahun telah melahirkan rekam jejak yang mengesankan di kancah industri IT Tanah Air.

Sebuah Langkah Nyata

Pameran Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) terbesar di Tanah Air, Indocomtech 2012, mengangkat tema Connect to the Future yang akan membawa industri TIK tanah air lebih dekat ke masa depan. Sesuai dengan tema tersebut, penyelenggaraan Indocomtech tahun ini menjadi cerminan langkah nyata industri TIK Tanah Air dalam mendukung optimalisasi broadband yang akan menjadi jembatan untuk mewujudkan tema Connect to the Future.

Optimalisasi broadband, atau yang disebut juga jalur lebar/pita lebar, memungkinkan rakyat Indonesia menikmati koneksi internet dengan transmisi data berkecepatan tinggi. Seiring waktu, hal ini akan terus berkembang ke seluruh pelosok nusantara dan pada akhirnya akan membantu pemerintah mencapai tujuan pembangunan nasional.

Pada penyelenggaraan Indocomtech kali ini, para penggerak industri TIK akan menunjukkan teknologi terbaru mereka terkait dengan perkembangan teknologi konektivitas broadband di Indonesia di seluruh area pameran yang meliputi Hall A, Hall B, Cendrawasih dan Main Lobby. Hal ini akan menjadi bukti kesiapan mereka mendukung rencana pemerintah di atas dan merupakan peran aktif industri TI untuk kemajuan bangsa.

Hidayat Tjokrodjojo, Ketua Yayasan Apkomindo dalam sambutannya mengatakan, “Saat ini Indonesia tercatat sebagai negara pengguna handphone terbesar ke-6 di dunia berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Wireless Inteligence. Ini menunjukkan, Indonesia bukan lagi negara yang bisa meremehkan persoalan broadband sebagai satu pilar dalam mewujudkan millenium development goals.”

Persembahan Terbaik

Ada yang berbeda pada pelaksaan press conference Indocomtech 2012, kali ini peserta-peserta Indocomtech berkesempatan untuk mempresentasikan produk-produk unggulan mereka di Indocomtech kali ini.

Tidak kurang dari 8 peserta angkat bicara tentang kehadiran mereka di Indocomtech kali ini mulai dari AXIOO, CANON, EPSON, INTECH ADVAN, HP, INTEL, MSI, dan  TOSHIBA  berkomitmen membawa teknologi mutakhir mereka ke ajang Indocomtech 2012.

Persembahan terbaik tidak hanya datang dari peserta Indocomtech 2012, panitia pun terus berinovasi untuk mempersembahkan yang terbaik untuk pengunjung setia Indocomtech 2012.

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya