JAKARTA - Xiaomi SU7 terbaru dikabarkan meluncur pada medio Maret 2026. Harganya diperkirakan naik puluhan juta rupiah dari model lawas.
Melansir Car News China, Rabu (4/2/2026), Xiaomi SU7 yang diperbarui sedang bersiap untuk peluncuran resminya pada 19 Maret. Xiaomi dikabarkan telah membuka pra-penjualan dengan kisaran harga USD32.800-44.300 atau sekitar Rp550-744 juta.
Harga perkiraan itu naik Rp23,5-33,5 juta dibandingkan model lama. Namun, diprediksi harganya tidak sebesar prapenjualan saat SU7 facelift resmi meluncur.
CEO Xiaomi, Lei Jun, sebelumnya menyatakan kendaraan sampel untuk SU7 baru diharapkan tiba di diler pada 13 Februari. Hal ini memungkinkan calon pembeli untuk melihatnya lebih awal.
Sebagai model facelift, eksteriornya sebagian besar mempertahankan desain SU7 saat ini, dengan penyempurnaan yang halus. Perubahan yang patut diperhatikan termasuk grille bumper depan dan penambahan opsi warna Capri Blue yang baru.
Dimensi tetap sama dengan model saat ini, dengan panjang 4.997 mm, lebar 1.963 mm, dan tinggi 1.445 mm, serta jarak sumbu roda 3.000 mm.
Di bagian dalam, kabin mendapatkan peningkatan detail, termasuk desain roda kemudi baru, panel instrumen tambahan yang direvisi, dan jahitan yang dioptimalkan pada panel pintu dan jok. Lapisan sentuhan lembut telah diperluas secara signifikan, dilengkapi sistem pencahayaan ambient tiga lapis yang melingkupi kabin.
Sebelumnya, varian penggerak roda belakang jarak jauh dengan fitur cerdas tidak memiliki LiDAR. Namun, semua model SU7 baru kini akan dilengkapi dengan LiDAR. Selain itu, seluruh lini akan menampilkan chip komputasi penggerak tambahan 700TOPS, naik signifikan dari sebelumnya sebesar 508TOPS.
Keamanan juga telah ditingkatkan, dengan jumlah airbag naik dari tujuh menjadi sembilan. Kekuatan bodi kendaraan juga dilaporkan meningkat.
Di bawah kap mesin, semua model SU7 baru akan menampilkan motor V6s Plus sebagai standar, menggantikan motor V6 dan V6s sebelumnya. Ada peningkatan daya pada model standar dan Pro dari 299 HP menjadi 320 H. Sementara pada varian Max meningkat dari 673 HP menjadi 690 HP.
Teknologi pengisian daya juga mendapat peningkatan besar. Model standar dan Pro beralih dari platform 400V ke platform tegangan tinggi 752V. Model Max ditingkatkan dari 871V ke platform tegangan tinggi 897V, mendekati angka 900V. Model Max untuk mengisi daya hingga jarak tempuh 670 km dalam 15 menit, peningkatan dari sebelumnya 510 km.
Jarak tempuh listrik juga telah diperluas secara menyeluruh (standar CLTC). Jarak tempuh listrik murni model standar meningkat dari 700 km menjadi 720 km. Model Pro meningkat signifikan dari 830 km menjadi 902 km. Jarak tempuh model Max juga ditingkatkan, dari 800 km menjadi 835 km.
(Erha Aprili Ramadhoni)