Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menengok Bengkel Binaan AHM, Lahirkan SDM Unggul yang Beri Manfaat ke Masyarakat Sekitar

Susi Susanti , Jurnalis-Senin, 03 Juni 2024 |11:53 WIB
Menengok Bengkel Binaan AHM, Lahirkan SDM Unggul yang Beri Manfaat ke Masyarakat Sekitar
Menengok bengkel binaan AHM, lahirkan SDM unggul yang beri manfaat ke masyarakat sekitar (Foto: Okezone)
A
A
A

DENPASAR – PT Astra Honda Motor (AHM) terus melanjutkan kontribusi kepada masyarakat melalui program pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Salah satunya dengan fokus melahirkan putra terbaik melalui lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mitra binaan Astra Honda, yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Pada Kamis (30/5/2024), AHM dan main dealer Astra Motor Bali mengajak Okezone dan beberapa media lainnya melihat langsung hasil nyata salah satu lulusan terbaik SMK mitra binaan Astra Honda, yakni bengkel binaan milik I Putu Agus Eka Guncara Bisma yang berdiri di Kabupaten Karangasem, Bali.

Bengkel Bali Motor milik Agus terletak di lokasi strategis jalur provinsi yang menghubungkan Denpasar ke Karangasem dan Pelabuhan Padang Bay.

Agus merupakan salah satu kisah sukses lulusan SMK Negeri 1 Manggis, Bali, sebagai sekolah mitra binaan Astra Honda yang berwirausaha melalui bengkel UMKM, dan tergabung dalam Astra Honda Youthpreneruship Program (AHYPP).

Tak hanya menyaksikan kisah suksesnya, masyarakat setempat juga dipacu untuk berpartisipasi aktif mengelola bengkel demi memberikan layanan terbaik untuk konsumen pengguna sepeda motor Honda. Termasuk di antaranya masyarakat dan para calon pengusaha diajak aktif belajar menangani permasalahan konsumen hingga mengelola keuangan.

"Sejak didampingi Yayasan AHM, saya menjadi lebih kreatif dan adaptif dalam melayani konsumen. Saya terus berupaya memberikan kenyamanan kepada konsumen saat berkonsultasi maupun menunggu servis, kelengkapan spare part, dan garansi servis yang diberikan untuk menjaga kepercayaan konsumen,” ujar Agus.

Melalui usaha bengkelnya ini, pemuda Bali yang lulus SMK tahun 2012 ini kini sudah mampu memberikan kesempatan bagi pelajar SMK untuk dapat Praktek Kerja Lapangan di bengkelnya, sekaligus menjadi panutan bagi anak muda yang menggeluti dunia pendidikan vokasi di Pulau Dewata.

Sebagai bukti, bengkel rintisannya mampu membukukan omzet lebih dari Rp100 juta per bulan melalui bengkel perawatan sepeda motor dan penjualan suku cadang.

Kendati demikian, tak pernah ada buah yang manis tanpa perjuangan. Agus mengakui hal itu. Bagi Agus, kendala utama dirasakan saat dirinya berangkat ke Jakarta yang terbilang baru pertama kalinya pada 2017 lalu. Agus yang terlihat cukup pendiam ini mengenang jika perjalanan itu harus menuntut dia segera adaptif.

Kendala kedua yakni ketika dirinya ‘berkenalan’ dengan tema mengelola keuangan atau pembukuan. Jadi dia harus belajar bagaiman menghitung margin keuangan, berapa keuntungan dan kerugian.

“Dulu di bengkel hanya asal ambil barang ini, lalu servis motor tanpa ada pencatatan yang betul,” ujarnya saat berbincang santai pada Kamis (30/5/2024).

Selama pelatihan yang berlangsung satu minggu itu, Agus benar-benar merasakan ilmu baru dalam dunia ‘perbengkelannya’. Usai kembali ke Bali, pria berusia 30 tahun ini mengaku lebih disiplin dan bersemangat menerapkan ilmu yang didapatnya dari ibu kota.

Tim CSR Departemen AHM, Tri Joko Aryanto, mengatakan pelatihan yang dilakukan benar-benar dimulai dari nol. “Kami mengajarkan mengelola bengkel dari awal yang tidak mempunyai pembukuan sampai bisa pada tahap mencatat secara digitalisasi,” ujarnya.

Selain pembelajaran tentang mengelola, AHM juga memberikan pengetahuan tetap pengeloala sparepart dan Standar Operasional Prosedur (SOP) servis kendaraan konsumen. Termasuk promosi atau diskon yang bisa diberlakukan saat Idul Fitri dan hari-hari lainnya yang ditentukan.

“Salah satu hal yang tak kalah penting yakni pendampingan. Jadi setiap dari mereka harus lapor kemandirian yang telah dilakukan. Mitra binaan seperti Agus yang awalnya tidak mengerti apa-apa tentang akuntasi enggak gampang. Kita terus menyemangati dan mendampingi,” ujarnya.

(Susi Susanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement