Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Buntut Viral Pengguna Mengeluh Patah As Roda, Chery Recall 600 Omoda 5

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Rabu, 01 Mei 2024 |11:55 WIB
Buntut Viral Pengguna Mengeluh Patah As Roda, Chery Recall 600 Omoda 5
Chery Omoda 5 patah as roda belakang. (Facebook/Stephanie)
A
A
A

JAKARTA - Chery Auto Malaysia (Chery) melakukan penarikan kembali terhadap 600 unit Omoda 5 terkait potensi masalah patah as roda belakang.

Chery, dalam sebuah pernyataan, mengatakan setelah adanya keluhan yang diposting di media sosial, pihaknya telah menerapkan tindakan pencegahan terhadap kendaraan yang berpotensi terkena dampak.

“Masalah yang dilaporkan pelanggan yang disorot di Facebook baru-baru ini ditetapkan sebagai kasus yang terisolasi," katanya melansir New Strait Times, Rabu (1/5/2024).

“Kami segera mengatasi kekhawatiran ini dengan mengganti komponen balok gandar belakang, melakukan uji kendali mutu komprehensif pada kendaraan yang terkena dampak, dan kami dapat mengonfirmasi bahwa masalah tersebut telah berhasil diselesaikan,” ujarnya.

Pihaknya juga mengatakan telah menghubungi vendor suku cadang yang terlibat dan telah melakukan analisis mendalam.

Karena itu, Chery membenarkan ada 600 kendaraan yang berpotensi terkena dampak recall tersebut.

“Sebagai tindakan pencegahan, Chery Auto Malaysia akan menghubungi pelanggan yang memiliki Nomor Identifikasi Kendaraan (VIN) yang terkena dampak untuk pemeriksaan mendetail guna menyelesaikan semua masalah komponen teknis.“

"Sebuah situs web untuk memenuhi tindakan pencegahan ini akan tersedia bagi semua pelanggan Omoda 5 untuk mengonfirmasi bahwa kendaraan mereka tidak terpengaruh,” katanya.

Chery memastikan tidak ada kendaraan lain yang terkena dampaknya.

Diketahui, seorang wanita mengeluhkan Chery Omoda 5 miliknya mengalami patah roda as belakang saat mengemudi. Ia mengeluhkan masalah ini di media sosial pribadinya Facebook.

Menanggapi hal itu, produsen asal China tersebut akan menyelidiki masalah ini dan telah menghubungi pelanggan yang terlibat.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement