JAKARTA - Rel kereta api, sebuah jalur perlintasan yang didesain khusus untuk kereta api. Rel kereta api juga untuk memisahkan jalur antara kereta dengan kendaraan lainnya. Namun, pernahkah melihat rel kereta api dipenuhi dengan batu-batu kerikil? Apa penyebabnya?
Hal ini mungkin terlihat sepele. Namun, ini juga menjadi pertanyaan dan menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat.
Lantas apa penyebab di balik penempatan batu di rel kereta api, serta dampaknya terhadap keselamatan dan kinerja sistem transportasi tersebut. Dilansir dari berbagai sumber, Kamis (24/1/2024), berikut sejumlah penyebab kenapa di rel kereta api dipenuhi batu :
Menyerap Getaran
Batu kerikil memiliki peran penting sebagai penyerap getaran ketika kereta melintas dengan kecepatan tinggi. Saat kereta melintas dengan laju yang sangat cepat, getaran yang dihasilkan dapat menjadi ancaman serius bagi bangunan di sekitar rel.
Oleh karena itu, diperlukan elemen seperti batu kerikil yang mampu meredam getaran tersebut, menjaga stabilitas lingkungan sekitar, dan mengurangi dampak negatif yang mungkin timbul.
Mencegah Rumput Tumbuh
Batu kerikil tidak hanya berfungsi sebagai penahan getaran, tetapi juga sebagai penghalang efektif untuk pertumbuhan rumput di sekitar rel kereta. Pertumbuhan rumput dapat membuat tanah di sekitar rel menjadi labil, meningkatkan risiko kecelakaan saat kereta melintas.
Karena itu, keberadaan batu kerikil dapat menjaga kestabilan tanah, mencegah pertumbuhan rumput yang tidak diinginkan, dan menjaga keamanan lintasan kereta.
Memperlancar Aliran Air
Batu kerikil juga berperan dalam menjaga kelancaran aliran air ketika hujan. Dengan adanya batu kerikil, aliran air menjadi lebih lancar, mengurangi potensi genangan air yang dapat menyebabkan tanah longsor dan rel anjlok.
Kehadiran batu kerikil tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi kereta api, tetapi juga menjaga stabilitas lingkungan sekitar, terutama selama kondisi cuaca buruk.
Cegah Erosi
Selain itu, kerikil yang terkumpul di sekitar rel kereta api berperan sebagai pencegah erosi. Saat terjadi hujan lebat atau banjir, risiko pengikisan tanah di bawah rel menjadi tinggi. Erosi tanah dapat menyebabkan amblesnya tanah atau anjloknya rel, yang dapat berakibat fatal.
Dengan adanya kerikil sebagai penghalang, risiko erosi dapat dikurangi, meningkatkan keamanan dan ketahanan struktur rel kereta api. (Muhamad Nurifan Anwar)
(Erha Aprili Ramadhoni)