JAKARTA - Huawei Watch GT 4 menjadi salah satu wearable yang cukup menarik di tahun 2023. Okezone akan mereviewnya secara lebih dalam lewat artikel berikut ini.
Diluncurkan 5 Oktober 2023 lalu, jam tangan pintar ini memang cukup dilirik pencinta teknologi di Tanah Air. Dijual dengan harga Rp3 jutaan doang, tapi punya banyak fitur di dalamnya.
Unboxing
Kami berkesempatan mengulas varian Huawei Watch GT 4 dengan varian 46 mm yang dilengkapi dengan strap kulit berwarna cokelat. Mirip dengan jam mewah kebanyakan, perangkat ini dibekali kotak persegi berwarna hitam dengan finishing doff.
Saat membukanya, Anda langsung dapat melihat Huawei Watch GT 4 yang diletakan secara presisi di tengah. Dalam kotaknya lagi, sudah ada kabel charger dan buku panduan.
Desain
Seperti dijelaskan beberapa waktu lalu, Huawei Watch GT 4 memiliki desain oktagonal yang identik dengan barang-barang mewah. Kesan stylish pun tampak dari material stainless streel yang pas dengan layar 1,43 inci AMOLED beresolusi 466 x 466 piksel dengan kerapatan di 326 ppi.
Bezel layarnya sendiri terbilang cukup tipis bahkan hanya secuil terlihat dari gap antara panel dengan bezel bodinya. Sebagai informasi, layarnya juga dilindungi oleh kaca Aluminum Silicate yang tidak hanya tahan pada goresan, tapi juga mampu bertahan dari efek suhu tinggi.
Soal ukurannya, perangkat ini memiliki dimensi 46 x 46 x 10,9 mm dengan bobot 48 gram. Secara keseluruhan kami merasa beratnya tidak terlalu menjadi kendala berarti saat digunakan oleh aktvitas sehari-hari.
Di bagian kanan jam hanya terdapat dua tombol navigasi yang berfungsi untuk masuk ke menu utama ataupun sebaliknya. Pengguna juga bisa melakukan scrolling dengan memutar tombol jam.
Perpaduan strap kulit cokelat di jam ini pun tampak cocok untuk berbagai situasi mulai dari sekadar hangout barang teman, beraktivitas ke kantor, atau ke acara formal sekalipun.
Fitur

Bagi Anda yang tidak menggunakan ponsel Huawei, untuk mengkoneksikan jam tangan ini dengan perangkat iOS dan Android dapat dilakukan dengan cukup mudah. Cukup pasang aplikasi Huawei Health dan langsung scan QR untuk menghubungkan perangkat. Dalam hitungan detik jam tangan ini pun sudah siap digunakan.
Bicara tampilan antarmuka, Huawei Watch GT 4 dijalankan dengan HarmonyOS besutan Huawei. Tidak perlu waktu lama untuk menikmati fitur yang ditawarkan, kami pun bisa langsung melihat sejumlah notifikasi yang ada di ponsel yang telah dikoneksikan.
Selama penggunaan dalam beberapa hari pun jam ini cukup nyaman saat digunakan. Untuk layarnya terbilang cukup pintar saat menyesuaikan situasi dan kondisi ruangan. Tidak terlalu terang, tidak juga terlalu gelap saat menonaktifkan Always-on Display.
Namun seperti perangkat smartwatch kebanyakan, jika Anda memilih Always-on Display otomatis akan membuat konsumsi baterai di perangkat ini menjadi lebih boros. Kami pun menyarankan untuk mematikan fitur ini, karena layar Huawei Watch GT 4 akan otomatis menyala hanya dengan menggeser atau menggerakan tangan ke arah wajah.
Soal sensor dan fiturnya, kami boleh bilang jika Huawei Watch GT 4 punya fitur lengkap terutama soal kesehatan. Mulai dari deteksi detak jantung, saturasi oksigen, tingkat stress, hingga memantau kualitas tidur. Untuk kaum hawa pun juga terdapat fitur untuk mengontrol siklus menstruasi.

Tak cuma itu, ada pula 100 lebih mode olahraga yang bisa Anda coba, termasuk berenang sampai snorkling. Namun lantaran kami menggunakan strap kulit, praktis olahraga yang kami pilih hanya sebatas jogging dan berjalan dengan target tertentu.
Bicara gimmick, ada juga watch face berbentuk bunga yang akan mekar secara sempurna jika pengguna mencapai goals training mereka. Namun terlepas dari itu semua ada pula tampilan lain yang bisa dipilih sesuai dengan karakter pengguna.
Untuk penggunaan sehari-hari baterai Huawei Watch GT 4 bisa dibilang juara di antara pesaingnya. Tanpa menyalahkan Always-on Display, jam ini mampu bertahan lebih dari seminggu lebih dengan kondisi baterai 75% di hari kelima dari kondisi terisi penuh.
Sementara untuk pengisian dayanya pun juga cukup cepat. Baterainya dapat terisi penuh hanya dalam durasi 60 menit saja. Tapi jika Anda buru-buru, cukup mengecasnya dalam durasi 15 menit maka jam sudah bisa digunakan untuk 1-3 hari ke depan.
Kami pun mengakui jika daya tahan baterai jam tangan pintar ini cukup baik dibandingkan dengan kompetitornya seperti Galaxy Watch hingga Apple Watch. Maka tidak heran jika Huawei sempat mengklaim baterai Huawei Watch GT 4 dapat bertahan hingga 14 hari sejak pengisian 100%.
Kesimpulan

Jika Anda bertanya banyak mana plus-minusnya dari Huawei Watch GT 4? Jawaban kami adalah lebih banyak plusnya. Selain fitur yang lengkap, daya tahan baterai yang cukup panjang menjadikan perangkat ini memang layak dipertimbangkan. Terlebih harganya dibanderol mulai Rp3 jutaan saja.
Meski diklaim lebih akurat dari seri sebelumnya, kami tetap memiliki catatan dalam fitur sleep trackingnya yang kurang akurat. Walau mendukung NFC, namun fitur ini belum berfungsi di Indonesia. Di sisi lain tidak ada voice command untuk smartwatch ini.
Dalam paket penjualan pre-order hingga 27 Oktober kemarin, Huawei Watch GT 4 juga memberikan tali tambahan berbahan fluoroelastomer yang merupakan kombinasi bahan daur ulang dengan komposisi 70% recycled nylon dan 30% recycled polyester dari botol plastik.
Namun jika Anda termasuk orang yang suka gonta-ganti tali jam, tidak ada salahnya untuk membeli tali tambahan yang dijual terpisah. Jadi bagaimana? Apakah Anda tertarik dengan Huawei Watch GT 4? Tulis komentar Anda!
(Saliki Dwi Saputra )