Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kata Pakar, Ini 4 Tips Ampuh Cegah Penipuan di WhatsApp

Novie Fauziah , Jurnalis-Senin, 04 September 2023 |18:06 WIB
Kata Pakar, Ini 4 Tips Ampuh Cegah Penipuan di WhatsApp
Penipuan di WhatsApp (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Penipuan melalui pesan singkat, seperti pesan WhatsApp masih marak terjadi. Ironisnya banyak korban yang kurang paham untuk menghindari modus penipuan di WhatsApp. 

Pakar keamanan digital sekaligus Chief Information Security Officer di snc.id, Bruce Hanadi mengatakan, ancaman siber mencakup berbagai potensi bahaya terhadap sistem komputer, jaringan, perangkat lunak, dan data.

"Ancaman ini timbul dari aktivitas siber jahat dan dalam dunia digital yang semakin kompleks, penting bagi kita untuk memahami jenis-jenis ancaman seperti malware, phising, sql injection, DDoS, man in the middle, dan identity theft," dalam acara yang dilakukan secara daring bertemakan "Basic Understanding Cybersecurity for the Rest of Us" beberapa waktu lalu.

Lantas apa saja tips yang berguna untuk mencegah terjerat penipuan melalui WhatsApp, berikut langkah-langkahnya.

1. Kenali Nomor Telepon yang Masuk 

Menurut Bruce, setiap orang harus meneliti apakah nomor yang masuk melalui chat itu dikenal atau mencurigakan.

"Harus berhati-hati juga jika nomor telepon untuk nama pengirim berbeda dengan yang ada di address book Anda. Untuk segala ketidak sesuaian ini, 99 persen Anda harus bersiap-siap menolak atau tidak mengklik apapun lebih lanjut," terangnya. 

2. Pastikan Pesan yang Ditunggu Benar

Bruce Hanadi bilang, tanyakan pada diri Anda sendiri, apakah Anda sedang menunggu kiriman/update/paket/hadiah/promosi tertentu. Jika tidak lebih baik abaikan saja, atau bisa juga langsung memblokirnya.

3. Jangan Penasaran

"Kurangi sifat penasaran dan selalu mengklik attachment non pdf atau image file dari orang yang bahkan Anda kenal," ujarnya.

Untuk itu Anda harus menyadari bahwa apk malware bisa 'dibungkus' dalam bentuk file apapun (bahkan pdf atau jpg). Namun jika dibungkus dalam file pdf, setelah bungkus atau file pdf-nya terbuka, apk-nya akan bertanya apakah diperbolehkan untuk diinstall di handphone anda.

"Apapun pesan apk tersebut selalu hindari untuk menjawab 'ya' untuk apk yang akan diinstall di handphone Anda (walaupun pertanyaan bisa berbunyi "Anda harus mengupdate apps anda untuk bisa membuka file ini, klik yes untuk mengupdate apps anda")" tuturnya.

4. Pastikan Mode Ponsel Aman

Dia juga menegaskan, pastikan ponsel Anda tidak dalam keadaan rooted atau dalam developer mode. Kemudian jangan pernah melakukan update aplikasi handphone melalui jaringan wifi publik, apalagi jika diminta untuk melakukan update file tertentu.

Oleh karena itu usahakan hanya terhubung pada jaringan yang terpercaya (rumah atau kantor). Serta tidak pernah melakukan update aplikasi handphone Anda melalui jaringan wifi publik.

(Saliki Dwi Saputra )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement