Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pakai Batik, Pemilik ChatGPT Mampir Lagi ke Indonesia

Tangguh Yudha , Jurnalis-Rabu, 14 Juni 2023 |15:52 WIB
Pakai Batik, Pemilik ChatGPT Mampir Lagi ke Indonesia
CEO ChatGPT Sam Altman. (Foto: MNC)
A
A
A

APLIKASI ChatGPT buatan OpenAI memang berhasil menggaet 100 juta pengguna hanya dalam waktu dua bulan saja sejak diluncurkan akhir November lalu. Swiss Bank UBS pun menyebut ChatGPT sebagai aplikasi dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah, meskipun chatbot tersebut belum jelas apakah digolongkan sebagai aplikasi atau tidak.

Tentu saja agar pertumbuhannya tetap stabil, OpenAI kerap melakukan sosialisasi terkait pemanfaatan terkait chatbot. Dengan demikian, maka orang tidak lagi takut dengan perkembangan AI.

Bos OpenAI, Sam Altman menyapa masyarakat Indonesia dalam acara bertajuk "Conversation with Sam Altman" yang digelar di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Uniknya, Sam tampak melokal dengan mengenakan batik.

Tidak seperti petinggi raksasa teknologi kebanyakan yang mampir ke Indonesia, Sam terlihat akrab dengan budaya Tanah Air. Ia tanpa sungkan menggunakan pakaian khas Indonesia, batik dengan corak yang ramai didominasi warna hitam merah. "Iya, saya mengenakan batik," kata Sam saat disapa.

Diketahui, bahwa ini bukan pertama kalinya Sam bertandang ke Indonesia. Pria di balik kesuksesan chatbot berbasis AI popular ChatGPT itu mengaku sudah pernah beberapa Kali ke Indonesia sebelumnya. "Saya sudah ke sini beberapa kali sebelumnya," ungkap Sam Altman di sela-sela sambutannya.

Kehadiran Sam di Indonesia sendiri difasilitasi oleh KORIKA bersama dengan GDP Venture yang merupakan penyelenggara acara. Di sini Sam berbicara soal teknologi AI dan tak lupa membuka sesi tanya jawab kepada peserta.

Ini tak lepas dari misi utama, yakni memperluas pemahaman masyarakat tentang teknologi AI. Di mana dalam acara juga turut hadir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim.

Sekadar informasi, dihimpun dari TechSpot, lebih dari satu juta orang menggunakan ChatGPT dalam waktu lima hari sejak peluncurannya. Ini menempatkan ChatGPT di atas TikTok, yang membutuhkan waktu sembilan bulan untuk mencapai 100 juta pengguna.

Dibandingkan dengan Instagram, pencapaian ChatGPT jauh lebih gemilang. Seperti diketahui, platform media sosial untuk berbagi berbagai konten milik Meta itu membutuhkan waktu sekitar dua setengah tahun untuk mencapai angka yang sama.

Dengan semakin populernya ChatGPT, OpenAI juga telah mengonfirmasi bahwa mereka akan meluncurkan paket ChatGPT berbayar dan akan lebih dahulu melakukan uji coba untuk paket premium yang diberi nama ChatGPT Plus tersebut.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement