Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Sesar Baribis yang Menjadi Ancaman Gempa di Jakarta

Tangguh Yudha , Jurnalis-Rabu, 23 November 2022 |16:05 WIB
Mengenal Sesar Baribis yang Menjadi Ancaman Gempa di Jakarta
Mengenal sesar baribis yang menjadi ancaman gempa di Jakarta (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Gempa berkekuatan 5,6 magnitudo mengguncang wilayah Cianjur pada Senin 21 November 2022 pukul 13:21 WIB. Namun tidak berhenti di situ, ancaman gempa lain yang lebih besar juga mengintai masyarakat Jakarta Selatan.

Melansir dari berbagai sumber, Rabu (23/11/2022), wilayah Jakarta Selatan berpotensi mengalami gempa Megathrust berkekuatan 8,7 magnitude. Gempa ini bersumber dari retakan yang disebut Sesar Baribis.

Untuk diketahui, Sesar Baribis sendiri merupakan retakan lempeng Bumi terpanjang di Pulau Jawa. Sesar Baribis membentang dari Timur hingga Barat Pulau Jawa yang mana bisa bergeser sewaktu-waktu.

Sesar Baribis melintasi sisi barat Subang dan Purwakarta, Karawang, Cibatu-Bekasi, Depok, Jakarta, Tangerang, hingga Raskasbitung. Keberadaannya disebut-sebut sebagai ancaman besar bagi warga yang tinggal di Selatan Jakarta.

Pada 2016, ahli geodasi Australia, Achraff Koulali mempublikasikan temuannya ini tentang Sesar Baribis aktif yang membentang sepanjang 25 kilometer di Selatan Jakarta. Temuan ini dipublikasi di jurnal internasional Elsevier.

Meski demikian, Dekan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung (FTTM ITB) Sri Widiyantoro mengatakan, Sesar Baribis masih menjadi perdebatan dan perlu dibuktikan dengan penelitian di lapangan.

Sementara itu. Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono, mengungkap bahwa Sesar Baribis diduga merentang dari Purwakarta, mengarah ke barat, tetapi tertimbun material sedimen.

BMKG sendiri mengungkapkan, Sesar Baribis tersebut aktif dan membuat bagian selatan Jakarta berpotensi diguncang gempa. Namun demikian tidak diketahui secara pasti kapan Sesar Baribis bergeser dan menjadi sumber gempa.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement