Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ukraina Minta ICANN Blokir Internet Rusia, Bagaimana Keputusannya?

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Sabtu, 05 Maret 2022 |16:28 WIB
Ukraina Minta ICANN Blokir Internet Rusia, Bagaimana Keputusannya?
Ukraina minta ICANN blokir internet Rusia, bagaimana keputusannya? (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Ukraina meminta badan regulator internet dunia, yakni Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) untuk memblokir Rusia dari dunia maya.

Disadur dari ZDNet, Sabtu (5/3/2022), secara spesifik permintaan Ukraina ke ICANN adalah memblokir Top Level Domain (TLD) Rusia, misalnya .ru, .рф, dan .su. Begitu pula Secure Sockets Layer (SSL) Negeri Beruang Merah.

Permintaan itu, datang dari Andrii Nabok selaku perwakilan Ukraina ICANN, dan Mykhailo Fedorov, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Transformasi Digital Ukraina.

Lalu bagaimana dengan keputusan ICANN? Mereka telah menegaskan tidak akan mengabulkan permintaan Ukraina. Keputusan ini, secara resmi sudah diumumkan oleh CEO dan Presiden ICANN, Göran Marby.

"ICANN siap untuk terus mendukung keamanan , stabilitas, dan ketahanan Internet Ukraina dan global. Tetapi, tidak adalah tidak," kata Marby.

Fedorov juga telah meminta RIPE NCC, registri Internet regional untuk Eropa, Timur Tengah, dan sebagian Asia Tengah, mencabut hak Rusia dan Local Internet Registries (LIR) untuk menggunakan alamat IPv4 dan IPv6 yang ditetapkan dan untuk memblokir DNS root server Rusia.

RIPE juga telah menolak permintaan ini sebelumnya. Dewan Eksekutif RIPE NCC menyatakan bahwa sarana untuk berkomunikasi tidak boleh terpengaruh oleh perselisihan politik domestik, konflik internasional atau perang.

"Ini termasuk upaya penyediaan sumber daya penomoran Internet yang terdaftar secara sah," ujar mereka.

Permintaan-permintaan semacam ini tidak mengejutkan. Sebelumnya, orang-orang dengan organisasi internet dan grup terkait telah menjelaskan bahwa mereka tidak ingin mengabulkan permintaan Ukraina.

Andrew Sullivan, presiden dan CEO Internet Society, memperingatkan bahwa jika ICANN mengabulkan permintaan Ukraina, hal itu dapat menyebabkan "Splinternet" – pecahnya Internet di sepanjang batas geografis, politik, komersial, dan/atau teknologi.

Sebab, menurutnya, akan memiliki efek negatif yang besar, sementara juga menetapkan preseden berbahaya.

"Permintaan untuk memutuskan Rusia dari Internet adalah lereng yang licin, karena 'Splinternet' adalah kebalikan dari bagaimana Internet dirancang dan dimaksudkan untuk berfungsi. Kita harus menolak panggilan ini, tidak peduli seberapa menggodanya mereka," tegas Sullivan.

Marby pun setuju. Dia menyatakan, misi ICANN menjaga netralitas dan bertindak untuk mendukung Internet global.

"Misi kami tidak mencakup mengambil tindakan hukuman, mengeluarkan sanksi, atau membatasi akses terhadap segmen Internet - terlepas dari provokasi," papar dia.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement