PAKAR Teknologi Informasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Ridi Ferdiana berpendapat aktivitas jual beli tanah virtual di Metaverse sangat menjanjikan dan sebuah peluang investasi masa depan.
Dilansir dari Antara, Jumat (7/1/2022), Ridi mengatakan, potensi investasi masa depan itu berkaca dari para mengguna Metaverse yang semakin berkembang.

Menurutnya, kini berbagai lokasi seperti universitas, situs sejarah dan budaya, sampai point of interest lain sudah diperdagangkan dalam bentuk tanah digital.
Kenaikan nilai tanah di Metaverse yang ditawarkan pun, lanjut dia, juga menjajikan.
Dia mencontohkan, lahan UGM sebelumnya dipatok 0.1 USDT (mata uang kripto) di Next Eart, sekarang nilainya meningkat menjadi 382,64 USDT (282%).
"Tetapi, apakah memang aman dan ada peminat yang bersedia membelinya itu cerita yang berbeda," ujar Ridi.
Baca juga: Metaverse, Pelecehan Seksual dan Pencurian Data
Perlu diketahui, Metaverse sendiri adalah sebuah dunia komunitas virtual yang saling berhubungan dan didesain semirip mungkin dengan dunia nyata.
(Dyah Ratna Meta Novia)