JAKARTA - Google Meet kini dapat memblokir pengguna anonim secara default, bagi pelanggan Education. Fitur baru ini akan memblokir pengguna anonim yang akan bergabung dalam rapat grup secara default untuk mencegah adanya gangguan di kelas, melansir Gadgets NDTV.
Ke depannya, pengguna harus masuk menggunakan akun Google setiap menghadiri kelas online. Fitur seperti ini sudah mulai diluncurkan untuk pengguna lisensi G Suite for Education atau G Suite Enterprise for Education.
Sebelumnya, insiden orang asing secara acak kerap bermunculan di kelas online selama pembelajaran berlangsung semakin meningkat. Istilah ini kerap disebut Zoombombing. Kekacauan ini sering ditemukan seperti siswa yang bermain-main di tengah-tengah kelas mereka dengan meminta seorang teman untuk hanya pop-in dan membuat suara atau berbagi konten yang tidak perlu yang menyebabkan gangguan.
Baca juga: Sejarah Singkat Mengenai Perkembangan Komputer
Baru-baru ini Zoom juga telah memperkenalkan beberapa langkah untuk mencegah adanya Zoombombing. Hal sama yang akan diikuti Google Meet. Perlu diingat pula bahwa pengaturan ini akan berlaku hanya bagi pengguna lisensi G Suite for Education atau G Suite Enterprise untuk Pendidikan.
Google mencatat bahwa perlu waktu hingga 15 hari bagi fitur untuk diluncurkan sepenuhnya, sehingga mungkin tidak dapat diaktifkan untuk semua pelanggan Google Meet segera.
(Ahmad Luthfi)