JAKARTA - Pertama kalinya menurut para astronom, terlihat cahaya yang muncul saat lubang hitam (black hole) bertabrakan. Para ahli mengatakan temuan itu berpotensi menciptakan babak baru dalam astrofisika karena penggabungan black hole tidak diharapkan menghasilkan gelombang cahaya, dikutip Sciencefocus.
Gravitasi yang terkait dengan lubang hitam sangat besar sehingga tidak ada yang dapat lolos, bahkan cahaya sekalipun.
Pengamatan sebelumnya telah menunjukkan bahwa ketika dua black hole bertabrakan dan bergabung akan menghasilkan gelombang gravitasi. Fenomena ini menjadi konsekuensi langsung dari teori gravitasi Einstein.
Para ilmuwan mengatakan bahwa black hole supermasif mengintai di pusat sebagian besar galaksi, termasuk galaksi kita, Bima Sakti.
Black hole supermasif pusat dikelilingi oleh cakram gas yang mengalir yang berisi sekumpulan bintang dan black hole yang lebih kecil. Aliran gas membantu menyatukan black hole yang lebih kecil, sehingga memungkinkan menyatu, dan menciptakan lubang hitam yang lebih besar di dalam cakram.
Dr Nicholas Ross, kolaborator proyek dan STFC Ernest Rutherford Fellow di Institute for Astronomy, University of Edinburgh, mengatakan, "Hasil ini, flash optik yang dihasilkan dari dua lubang hitam bertabrakan dan menghancurkan gas di sekitar mereka, sangat menarik."
(Ahmad Luthfi)