JAKARTA - SpaceX melarang karyawan menggunakan Zoom, aplikasi telekonferensi terkait dengan masalah privasi dan keamanan. Dalam sebuah email yang dikirimkan 28 Maret, SpaceX yang memiliki lebih dari 6.000 karyawan menginformasikan kepada pekerjanya.
Perusahaan mengatakan bahwa semua akses Zoom telah dinonaktifkan. “Kami memahami bahwa banyak dari kami menggunakan alat ini untuk konferensi dan dukungan pertemuan. Silakan gunakan email, teks, atau telepon sebagai alat komunikasi alternatif," tulis pesan tersebut, dikutip Neowin.
Demikian pula, Stephanie Shierholz, juru bicara NASA, mengatakan bahwa badan antariksa AS juga melarang penggunaan aplikasi konferensi video.
Pada Senin, FBI memperingatkan pengguna untuk tidak membuat pertemuan publik atau membagikan URL secara luas setelah individu tak dikenal melakukan pada sesi sekolah, sebuah fenomena yang disebut "zoombombing".
Pada Selasa, The Intercept melaporkan bahwa rapat Zoom tidak dienkripsi ujung ke ujung antara peserta, dan perusahaan itu sendiri dapat mengakses video dan audio yang tidak dienkripsi.
(Ahmad Luthfi)