Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Industri Ponsel Anjlok di Tengah Pandemi COVID-19

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Selasa, 24 Maret 2020 |19:30 WIB
Industri Ponsel Anjlok di Tengah Pandemi COVID-19
Ilustrasi (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA- Industri smartphone mengalami penurunan terbesar pada Februari 2020. Pengapalan ponsel turun menjadi 61,8 juta unit dari 99,2 juta unit pada Februari 2019. Menurut perusahaan riset Strategy Analytics, angka penurunannya mencapai 38 persen dalam setahun.

Dilansir dari laman iNews UK, Selasa (24/3/2020) angka penurunan yang sangat signifikan ini terjadi ditengah pandemi virus corona (COVID-19). Orang-orang telah menerapkan social distancing dan lebih banyak berada di dalam rumah. Beberapa toko smartphone juga memilih menutup tokonya ditengah pandemi. Menurut Analis di Strategy Analytics, Linda Sui, ini merupkan penurunan terbesar dalam sejarah industri smartphone.

“Kami mulai melacak pasar ponsel pintar kembali ke tahun 2003. Ini adalah yang terbesar yang pernah turun secara historis,” jelas Sui.

Penurunan penjualan ponsel terjadi diseluruh jenis model ponsel, dari handset yang lebih murah hingga flagships kelas atas. Virus corona (COVID-19) memang telah mengganggu industri smartphone sejak angka kasusnya meningkat pertama kali di China pada Januari 2020. Hingga saat ini virus sudah merebak hampir ke seluruh dunia.

Beberapa pabrik harus menutup produksinya untuk mengurangi risiko penyebaran virus. Seperti Samsung yang menutup pabriknya di Korea Selatan, India dan Brasil. Apple juga menutup seluruh Apple Store-nya diseluruh dunia, kecuali di China.

(Amril Amarullah (Okezone))

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement