Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Signify Anjurkan Standardisasi Nasional untuk Keamanan Lampu Tabung LED

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Rabu, 27 November 2019 |11:34 WIB
Signify Anjurkan Standardisasi Nasional untuk Keamanan Lampu Tabung LED
(Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Signify menganjurkan adanya standardisasi nasional untuk mendukung keamanan lampu tabung LED. Penelitian yang dilakukan perusahaan menunjukkan bahwa para pelaku profesional menghadapi peningkatan risiko keselamatan akibat penggunaan produk berkualitas rendah.

Melalui keterangan resmi kepada Okezone, di Indonesia, 70% dari pemasang lampu profesional pernah mengalami beberapa kejadian buruk – seperti tersetrum dan cidera – saat bekerja menggunakan produk pencahayaan berkualitas rendah.

Survei perusahaan menemukan bahwa 38% pemasang lampu profesional lebih suka menggunakan lampu tabung LED karena penghematan energi dan kualitas cahayanya.

Terkait lampu tabung LED, lampu dengan ujung tunggal lebih aman karena hanya satu sisi yang dialiri listrik, sementara ujung satunya tidak, sehingga ujung tersebut aman jika tersentuh saat pemasangan.

 Signify menganjurkan adanya standardisasi nasional untuk mendukung keamanan lampu tabung LED.

Baca juga: Ponsel Lipat Samsung 'Galaxy Fold' Bakal Hadir di Indonesia, Kapan?

Sementara lampu tabung LED ujung ganda yang banyak ditemukan di pasaran, membutuhkan aliran listrik di kedua ujungnya. Karena itu, lampu tabung LED ujung ganda memiliki risiko tersengat listrik yang lebih besar bagi pemasang.

Lampu tabung LED ujung tunggal dinilai memberikan alternatif yang aman dengan mengurangi risiko tersengat listrik, karena aliran listrik hanya ada pada satu sisi.

Para profesional lebih tertarik menggunakan lampu tabung LED daripada bohlam LED karena lebih efisien. Lampu tabung LED menghemat hingga 50% energi dibandingkan sistem lampu pijar (fluorescent) konvensional.

Lampu tabung LED juga memiliki masa pakai lebih dari 15.000 jam. Selain itu, kualitas pencahayaan lampu tabung LED dinilai mirip dengan sinar matahari alami.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement