Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Khusus Lansia, Mobil Ini Hanya Miliki Satu Pedal Gas & Rem

Medikantyo , Jurnalis-Selasa, 20 Agustus 2019 |03:11 WIB
Khusus Lansia, Mobil Ini Hanya Miliki Satu Pedal Gas & Rem
Purwarupa komponen Onepedal dari Naruse Machinery (Foto: Ist)
A
A
A

TOKYO - Komponen khusus bertitel Onepedal resmi meluncur sudah dapat dipesan secara terbuka oleh masyarakat Jepang. Alat tersebut mengurangi risiko kesalahan menginjak pedal gas saat ingin mengerem kendaraan pada pengendara lanjut usia (lansia).

Produk ini dirancang dan dibuat oleh perusahaan mekanik asal prefektur Kumamoto, Naruse Machinery Co. Pabrikan tersebut akan menyelesaikan pemesanan komponen beserta pemasangannya dalam kurun waktu 10 bulan pada kendaraan konsumen.

Pengendara dapat mengerem dengan pedal tersebut dengan menginjaknya seperti pedal rem konvensional. Namun, untuk dapat meningkatkan kecepatan kendaraan, maka para pengemudi harus menggeser pedal tersebut ke arah samping.

 Onepeda

Struktur tersebut dipakai berdasarkan pengembangan atas fenomena kecelakaan fatal yang timbul akibat kesalahan pengendara lansia. Penyebabnya, kepanikan para pengemudi uzur tersebut membuat mereka justru menginjak gas terlalu dalam alih-alih mengerem kendaraan untuk menghindari tabrakan.

Selain menekan risiko terjadinya kesalahan bagi pengendara lansia dalam menghadapi potensi tabrakan, terdapat keuntungan sampingan dair alat ini. Onepedal dapat mengurangi durasi pengereman karena kaki pengemudi berada di tempat yang sama saat menggerakkan mobilnya.

Untuk saat ini harga pemesanan komponen Onepedal mencapai kisaran 200 ribu Yen. Biaya tersebut sudah meliputi ongkos pemasangan, yang harus disesuaikan dengan standar inspeksi keamanan kendaraan bermotor di Jepang.

Pemilik pabrikan pembuat komponen tersebut, Masuyuki Naruse, punya pengalaman serupa terkait berkendara sebagai pengemudi lansia. Mobil pria 83 tahun tersebut melaju menuju jalan raya dari sebuah area parkir setelah Naruse salah menginjak pedal gas.

 Onepeda

Momen traumatis dari 30 tahun lalu membuatnya mengembangkan komponen ini. Inspirasinya muncul ketika melihat pengajar sebuah sekolah musik yang memainkan instrumen piano, membimbing siswanya dengan pedal bantuan pada alat tersebut.

(Mufrod)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement