Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gionee Terancam Bangkrut Gara-Gara Bos Kalah Main Judi

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Senin, 03 Desember 2018 |14:15 WIB
Gionee Terancam Bangkrut Gara-Gara Bos Kalah Main Judi
(Foto: Indiatoday)
A
A
A

JAKARTA - Gionee merupakan salah satu produsen ponsel terbesar di pasar India. Perusahaan telah menyediakan permintaan handset oleh konsumen di India sejak beberapa tahun lalu.

Dilansir Indiatoday, Senin (3/12/2018), perusahaan kini kehilangan popularitas belakangan ini dan akhirnya sampai pada penutupan toko. Menurut laporan dari Securities Times, Gionee menghadapi situasi bangkrut.

Perusahaan telah dilaporkan gagal membayar utangnya dari berbagai pemasok dan telah membahas kemungkinan pengaturan untuk kesepakatan yang memenuhi harapan mereka.

Sebanyak 20 pemasok kabarnya mengajukan untuk 'bankruptcy reorganisation' dengan Pengadilan Menengah Rakyat Shenzhen.

Selain itu, Chairman Gionee, Liu Lirong telah kehilangan sebagian besar dana Gionee. Ia dilaporkan kehilangan sekira sepuluh miliar yuan (USD1,4 miliar) gara-gara berjudi.

Namun, Securities Times melaporkan bahwa Lirong mengaku kehilangan sekira satu miliar yuan (sekitar USD144 juta).

Lirong mengakui 'bencana' judi, tetapi bersikeras bahwa dia tidak menggunakan dana Gionee untuk alasan pribadinya. Namun, dia mengaku meminjam sebagian dana perusahaan. Ini telah dilaporkan menyebabkan Gionee ke situasi yang mengkhawatirkan, membawa perusahaan di ambang kebangkrutan.

Baca juga: Ini 3 Ponsel dengan RAM hingga 10GB

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement