Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekspansi ke Spanyol, Xiaomi Ingin Buktikan Sebagai 'Pemain' Global

Tachta Citra Elfira , Jurnalis-Selasa, 07 November 2017 |20:20 WIB
Ekspansi ke Spanyol, Xiaomi Ingin Buktikan Sebagai 'Pemain' Global
Ilustrasi Foto: AFP
A
A
A

BEIJING – Produsen smartphone China, Xiaomi Inc, baru saja meluncurkan produk andalan terbarunya yakni Mi A1, namun kini mereka bergegas berekspansi di Spanyol pada Selasa 7 November 2017.

Ekspansi ke Eropa Barat dilakukan karena Xiaomi ingin meningkatkan dorongan global yang terhenti ke pasar maju lainnya di seluruh Eropa dan Amerika Serikat (AS) sebelumnya.

Awalnya, Xiaomi akan memboyong Mi A1 andalannya di Spanyol, dan juga produk lainnya yang dapat terhubung dengan internet seperti skuter, pembersih udara, dan mesin pembuat kopi.

"Ini adalah bukti bahwa kami sangat serius untuk menjadi perusahaan global, bukan hanya perusahaan China dan tidak hanya bekerja di negara-negara berkembang," kata Wang Xiang, Kepala Bisnis Global Xiaomi.

"Kami ingin memperluas ambisi kami ke daerah-daerah maju seperti Eropa Barat, dan itu hanya langkah pertama,” lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, Xiaomi didirikan pada 2014 merupakan startup dunia yang paling berharga, melihat kios penjualan pada 2016 di tengah ekspansi internasional yang ketat dan persaingan yang ketat di tingkat lokal yakni Huawei Technologies Co Ltd, Vivo dan Oppo.

Pada saat itu, produknya ditarik kembali dari beberapa pasar luar negeri termasuk Brasil dan Indonesia, namun tahun ini mereka telah meluncurkan kembali penjualan di belasan negara seperti Indonesia, Vietnam, Rusia, Uni Emirat Arab dan Ukraina.

"Kami lebih fokus sekarang, kami juga memiliki lebih banyak sumber daya," ujar Wang, yang menambahkan bahwa perusahaan tersebut telah belajar dari catatan gagal sebelumnya dan sekarang mempekerjakan banyak orang di luar negeri.

Wang pun segera mengambil alih peran pada awal tahun ini ketika eksekutif profil tinggi Hugo Barra meninggalkan perusahaan tersebut untuk bergabung dengan tim peningkatan fakta Facebook Inc.

Meski begitu, pada Juli lalu, Xiaomi memperoleh pinjaman senilai USD1 miliar untuk mendorong ekspansi luar negeri dan membantu meluncurkan toko-toko.

Menurut perusahaan riset Canalys, penjualan Xiaomi juga telah pulih tahun ini diperkirakan mampu melampaui Apple Inc untuk menjadi vendor smartphone terbesar keempat di China berdasarkan penjualan, sebagian didorong oleh fokus pada toko offline. Demikian dilansir dari Reuters, Selasa (7/11/2017).

(Kemas Irawan Nurrachman)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement