CALIFORNIA - Setiap kali Apple merilis versi baru dari iOS, ada komplain dari para pengguna bahwa iPhone model lama mereka mengalami penurunan. Dilaporkan Digitaltrends, Minggu (8/10/2017), ini merupakan salah satu teori konspirasi tertua dalam teknologi.
Banyak yang berspekulasi bahwa Apple sengaja memperlambat model iPhone lawas agar pengguna melakukan upgrade ke model yang lebih baru, yang lebih mahal.
Kebenaran teori tersebut perlu dibuktikan dan sebuah penelitian baru tampak membantah rumor lama itu. TechCrunch telah melaporkan bahwa Futuremark, pembuat sejumlah perangkat lunak benchmark, telah menyelesaikan uji coba sepanjang tahun yang melibatkan lebih dari seratus ribu iPhone.
Data tersebut tampak menjawab rumor terkait Apple yang sengaja memperlambat perangkat. Tes Futuremark melibatkan iPhone 5s, 6, 6s, 7 dan mereka menemukan tidak ada bukti penurunan yang disengaja.
Dalam kasus iPhone 5 yang dirilis pada 2013, performa GPU dan CPU tetap konsisten dari iOS 9 ke iOS 11. Ada beberapa variasi kecil, namun semuanya jatuh dalam rentang normal.
Dalam kasus model lainnya, kinerja GPU tetap konsisten seiring berjalannya waktu, namun ada sedikit penurunan kinerja CPU. Futuremark mencatat bahwa hal ini dapat dipengaruhi oleh pembaruan iOS, namun menekankan bahwa pengguna normal tidak mungkin memperhatikan penggunaannya secara reguler.
Futuremark menawarkan beberapa teori. Sebagai permulaan, aplikasi mungkin merupakan salah satu faktor penyumbang terbesar terhadap penurunan yang sebenarnya.
Aplikasi lama mungkin tidak dioptimalkan untuk versi iOS yang lebih baru yang menghasilkan sedikit pengoptimalan. Di sisi lain, aplikasi yang dirancang untuk perangkat baru mungkin tidak berjalan dengan baik pada smartphone yang lebih lama.
Lebih lanjut, Futuremark mengakui bahwa satu area di mana pembaruan iOS mungkin bertanggungjawab atas kemunduran yakni penambahan fitur baru. Versi baru iOS dapat menambahkan fitur baru yang memakan lebih banyak daya pemrosesan sehingga ponsel yang lebih lawas melambat.
(Ahmad Luthfi)