JAKARTA – Ada banyak benda-benda di luar angkasa yang menarik untuk ditelusuri. Apalagi jika penampakannya bisa memberikan pemandangan yang begitu indah di hadapan mata Anda. Dinukil dari berbagai laman oleh Okezone, inilah deretan komet paling indah yang pernah melintasi Bumi.
Baca juga: Seram! Di Luar Angkasa Bertebaran Benda Paling Berbahaya untuk Manusia
Mellish
Komet yang satu ini pernah muncul pada 1917 dan muncul secara periodik. Biasanya komet ini akan terlihat di Bumi bagian selatan. Banyak juga ahli yang percaya bahwa komet ini nantinya akan kembali pada 2061.(afr)
Bennett
Selain itu, ada juga komet Bennett yang pernah melintasi Bumi pada tahun 1970-an. Komet ini sendiri ditemukan pertama kali oleh John Caister Bennett pada 28 Desember 1969.
Baca juga: Selamat! Negara Ini Jadi yang Paling Inivatif di Dunia
Halley
Salah satu komet yang pernah menunjukkan pemandangan indah di Bumi yakni komet Halley. Komet ini akan terlihat dari Bumi setiap 76 tahun sekali. Komet ini paling terkenal di antara komet-komet lainnya yang pernah ditemukan oleh manusia dari Bumi. Bahkan Anda bisa melihatnya dalam keadaan mata telanjang.
Hyakutake
Ditemukan pada 30 Januari 1996 oleh seorang pengamat astronomi asal Jepang. Komet ini menjadi salah satu komet yang terdekat dalam 200 tahun. Komet ini juga memiliki cahaya yang paling terang. (afr)
Pan-Starrs
Pada 5 Maret 2013, komet ini ditemukan. Komet ini yang pertama kali muncul pada 2013. Seluruh orang di dunia pun berburu untuk bisa mendapatkan citra komet Pan-STARRS ini, karena ekornya yang menyerupai sapu.
Baca juga: Ngeri! Kecelakaan Terburuk yang Pernah Terjadi dalam Misi Luar Angkasa
Eclipse Comet
Komet ini dipercaya sebagai komet yang paling terang. Eclipse Comet ini pernah muncul dan terlihat sangat terang pada 1 November 1948. Banyak sekali komet yang pernah terlihat saat terjadi gerhana matahari, namun komet inilah yang paling terkenal.
McNaught
Komet non-periodik ini pernah ditemukan pada 7 Agustus 2006 oleh seorang astronom Robert H McNaught. Bahkan komet ini pernah mencapai perihelion atau tempat paling terdekat dengan matahari pada 12 Januari 2007.(afr)
(Kemas Irawan Nurrachman)