LAS VEGAS - Produsen mobil premium Jerman, BMW, tak mau tertinggal dengan perusahaan automotif lain dalam pengembangan mobil otonom. BMW akan menguji mobil canggihnya itu pada semester kedua 2017.
Dalam pemaparannya di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2017, Las Vegas, Amerika Serikat, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (5/1/2017), BMW menggandeng produsen software Intel serta perusahaan pemetaan digital Mobileye. Komitmen kerja sama sendiri sebenarnya sudah dilakukan sejak Juli 2016.
Pengujian ini merupakan persiapan BMW untuk mewujudkan versi produksi dari mobil yang bisa melaju tanpa dikendalikan pengemudi itu pada 2021.
Ada 40 unit mobil tanpa sopir yang akan diuji BMW pada tahun ini. Produsen mobil yang berbasis di Munich, Jerman, itu akan menggunakan model paling mewahnya yakni Seri 7 sebagai “kelinci percobaan”.
Mobil-mobil itu akan diuji di seluruh dunia, namun Amerika Serikat dan negara-negara Eropa menjadi lokasi pertama pengujian.
Meski demikian BMW bukan termasuk produsen mobil pertama yang melakukan pengujian mobil otonom. Perusahaan teknologi Google sudah melakukan pengembangan dan uji coba mobil otonom sejak 2009 di jalan umum Amerika Serikat. Namun Google tidak menggunakan kendaraan sendiri melainkan produksi Toyota. Selain itu, produsen mobil lainnya seperti Mercedes Benz dan Ford juga sudah melakukan pengujian.
Untuk teknologi semiotonom, produsen mobil listrik Tesla Motors bahkan sudah menerapkannya pada model produksi Tesla Model S. Tak ketinggalan perusahaan jasa transportasi Uber yang menjajal puluha unitnya di AS.
(Dian AF)