SHENZHEN - Usai meluncurkan ponsel Elife S6 pada November, Gionee dilaporkan kembali menyiapkan smartphone Android seri Elife S6 Pro.
Sebagaimana dirangkum GSM Arena, Selasa (7/6/2016), ponsel tersebut merupakan sequel atau lanjutan dari Elife S6 dan akan didaratkan pada 13 Juni di China.
Perihal spesifikasi melalui TENAA, Gionee Elife S6 Pro diusung dengan layar seluas 5,5 inci dengan resolusi 1.930 x 1.080 piksel, kerapatan mencapai 401 ppi dengan panel AMOLED.
Mesin hardware jantung pacunya cukup mumpuni, ditenagai oleh chipset Snapdragon 652, RAM 4 GB, serta prosesor octa-core ARM Cortex-A72 dengan clock speed berkecepatan 1,8 GHz.
Untuk pengolah grafis dari Adreno 510, penyimpanan data dibekali storage internal 64 GB dengan slot micro SD, operating system Android 6.0 Marshmallow dan ukuran bodi Gionee Elife S6 Pro lebih tebal sedikit sekira 7,6 mm.
Selain itu, terdapat sebuah USB Type-C untuk pengisian, kabel konektivitas untuk data, dan kapasitas baterai tak berubah dengan pendahulunya tetap 3.130 mAh.
Ponsel manufaktur asal China ini telah disisipi fitur pembaca sidik jari pada posisi tombol Home. Sektor fotografi kamera belakang 13 MP autofocus dengan sensor BSI aperture f/2.2 flash LED.
Sedangkan untuk kamera menghadap depan 8 MP untuk keperluan video call dan foto selfie. Sisi konektivitas mengandalkan dukungan dual SIM, LTE, HSPA, Bluetooth, WiFi, dan GPS.
Sejauh ini belum ada informasi yang dibeberkan oleh perusahaan kapan smartphone Gionee Elife S6 Pro ini akan diumumkan dan dijual ke pasar.
(Kemas Irawan Nurrachman)