TOKYO - Setelah sebelumnya merilis kamera aksi seri TG-870 pada Januari, kali ini Olympus merilis jajaran terbarunya yakni Stylus GT-Tracker. Kamera aksi terbaru Olympus tersebut membawa perbedaan yang cukup signifikan.
Seperti dilansir Slashgear, Selasa (24/5/2016), Olympus Stylus GT-Tracker akan memiliki kualitas perekaman 4K dengan jumlah sensor yang dimiliki sebanyak tujuh sensor. Selain itu, bentuk kamera tersebut memiliki desain vertikal layaknya sebuah handycam.
Dengan bentuk vertikal, Stylus GT-Tracker dikatakan akan lebih mantap dan lebih stabil saat digenggam. Sama seperti handycam lainnya, pada kamera tersebut juga disematkan layar LCD 1,5 inci yang dapat dilipat dan dibuka.
Saat menggunakan resolusi 4K, pengguna akan bisa merekam video berkecepatan 30 fps. Namun jika ingin lebih, pengguna bisa menurunkan resolusi ke 480p, 720p, atau 1080p untuk mendapatkan rekaman 60 fps. Alat rekam ini memiliki resolusi 8 megapiksel dengan sensor CMOS berukuran 1 atau 2,3 inci.
Sedangkan pada sisi pemrosesan, Olympus Stylus GT-Tracker memiliki chipset Truepic VII dalam menghasilkan video 4K. Bukaannya (apperture) memiliki f/2,0 dengan sudut jangkauan seluas 204 derajat pada pengoperasian jarak normal dan 7,8 atau 0,2 meter dalam jarak dekat. Meski tanpa dibekali OIS (Optical Image Stabilization), kamera tersebut masih memiliki 5-axis digital image stabilizer.
Olympus juga menyematkan beberapa sensor seperti GPS, kompas, dan accelerometer. Selain itu, terdapat pula barometer, sensor air dan kedalaman (manometer), serta termometer di bawah air. Untuk urusan konektivitas, Olympus juga menambahkan Wi-Fi dan dukungan SD card sebagai ruang penyimpanan. Olympus STylus GT-Tracker dikatakan mampu bertahan di dalam air sampai 30 meter, bahkan tahan terhadap suhu beku hingga -10 derajat celsius.
Olympus Stylus GT-Tracker saat ini dibanderol seharga USD349 atau setara Rp4,7 juta di Amerika, dan USD479 atau setara Rp6,5 juta di Kanada.
(Kemas Irawan Nurrachman)