Advertisement
Advertisement

Skandal Emisi, Konsumen Ramai-Ramai Gugat Volkswagen

Mufrod , Jurnalis-Jum'at, 25 September 2015 |05:10 WIB
Skandal Emisi, Konsumen Ramai-Ramai Gugat Volkswagen
Skandal Emisi, Konsumen Ramai-Ramai Gugat Volkswagen (Foto: Ilustrasi/Autoblog)
A
A
A

NEW YORK - Skandal kecurangan terkait emisi gas buang pada mobil diesel Volkswagen memancing kemarahan para pengguna mobil itu di Amerika Serikat. Salah satu kantor hukum yang dikenal track record-nya dalam menggugat produsen automotif di Amerika Serikat, Hagens Berman, melayangkan gugatan class action kepada Volkswagen Group of America. Para penggugat dari 50 negara bagian juga bergabung bersama Hagens Berman.

Tidak tanggung-tanggung, kantor hukum tersebut melayangkan tiga gugatan class action, yakni pemalsuan, penipuan dalam iklan produk, serta melanggar hukum federal.

Steve Berman, managing partner Hagens Berman, sebagaiamana dikutip dari Autoblog, Jumat (25/9/2015), menegaskan, sejak Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) mengumumkan skandal ini pada Jumat pekan lalu, dalam hitungan jam, tuntutan telah dilayangkan ke pihak VW, namun tidak mendapat respons dari pihak Volkswagen Group of America.

Ratusan ribu konsumen telah menaruh kekecewaan akibat skandal penipuan kadar emisi gas buang pada mesin diesel mobil VW mereka. Padahal mereka membeli mobil diesel VW dengan harga ribuan dolar lebih mahal daripada versi mesin bensin. Teknologi TDI pada mesin diesel VW dikenal bertenaga, punya torsi tinggi, namun irit bahan bakar.

Meskipun VW akan mengganti perangkat lunak yang memanipulasi kadar emisi, namun hal itu dianggap belum cukup. Konsumen merasa dirugikan karena nilai jual kembali kendaraan pasti bakal jatuh di pasaran. Hal ini yang menjadi salah satu alasan diajukannya gugatan class action kepada VW.

Sebelumnya VW mengakui bahwa sekira 482 ribu mobil dieselnya di Amerika Serikat menggunakan perangkat lunak tersebut. Mobil-mobil itu pun akan di-recall untuk penggantian perangkat lunak.

(Dian AF)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement