CALIFORNIA - Pesawat luar angkasa NASA Cassini mengamati Dione, yang merupakan bulan milik Saturnus. Ilmuwan yang melakukan penelitian terhadap bulan tersebut menemukan lebih banyak bukti bahwa Dione tampak aktif di masa lalu.
Tidak hanya aktif di masa lalu, bukti yang diperoleh melalui pengamatan Cassini menunjukkan bahwa Dione masih aktif hingga saat ini. "Sebuah gambar menunjukkan bahwa Dione bisa menjadi fosil dari aktivitas menakjubkan. Cassini menemukan penyemprotan dari geyser Enceladus atau mungkin tiruan Enceladus yang lebih lemah," jelas Bonnie Buratti, Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California, seperti dikutip Sciencedaily, Kamis (30/5/2013).
Menurutnya, Dione kemungkinan memiliki dunia yang lebih aktif dengan kandungan air ketimbang dugaan peneliti sebelumnya. Peneliti memperkirakan bahwa planet di sistem tata surya memiliki lautan di bawah permukaannya.
Planet atau objek luar angkasa ini termasuk bulan Enceladus milik Saturnus, Titan, dan Europa yang merupakan bulan milik Jupiter. Bulan tersebut dipercaya memiliki aktivitas geologi yang tinggi di sistem tata surya.
Bulan ini juga menjadi target objek penelitian, di mana peneliti mencari adakah bentuk kehidupan di tempat tersebut. Cassini telah menjelajahi sistem Saturnus sejak 2004 dan menemukan petunjuk aktivitas Dione baru-baru ini.
Aktivitas ini diketahui melalui teknologi magnetometer pada Cassini, yang menemukan partikel samar yang berasal dari Bulan. Gambar menunjukkan bukti aliran yang muncul atau lapisan cair di bawah kerak es batu yang keras.
(Fetra Hariandja)