Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Studi: Alasan Orang Doyan Nge-tweet

Ayunda W Savitri , Jurnalis-Kamis, 30 Mei 2013 |12:01 WIB
Studi: Alasan Orang <i>Doyan</i> Nge-<i>tweet</i>
(Foto: Thinkstock)
A
A
A

COLUMBIA – Siapa yang tak kenal Twitter, hampir semua orang pernah mendengarnya atau bahkan menggunakannya. Layanan micro blogging ini bisa menjadi ajang promosi diri ataupun berbagi konten dan kicauan tentang apa saja.

Seorang asisten profesor Andrew T. Stephen dari University of Pittesburgh dan profesor Oliver Toubia dari Colombia University, Amerika Serikat (AS), menyelidiki perilaku pengguna Twitter mengenai isi tweet-nya. Apakah tweet mereka karena keinginannya sendiri atau ingin menjaring pengikut (followers) lebih banyak lagi.

Disadur RedOrbit, Kamis (30/5/2013), peneliti memilih 2.500 pengguna Twitter yang setidaknya memiliki 100 followers yang tidak men-tweet untuk tujuan komersial. Kemudian mereka dibagi dua kelompok, yakni kelompok kontrol dan kelompok eksperimen selama dua bulan pengamatan.

Hasilnya pengguna yang memiliki followers sedikit, tidak menunjukkan perubahan dalam kebiasaan men-tweet. Selanjutnya, pengguna yang memiliki jumlah followers banyak terlihat perubahan kebiasaan tweet-nya. Sementara pengguna yang berada di antara jumlah itu, peneliti mencatat ada perubahan yang cukup besar dari cara tweet-nya.

“Pengguna yang memiliki 13-26 followers menunjukkan aktivitas meningkat di Twitter. Sedangkan, mereka dengan 62-245 followers menunjukkan jarang me-tweet,” jelas Stephen.

Ia menduga bahwa pengguna ingin mempertahankan status dirinya dan jumlah followers-nya, sehingga mereka menghindari posting tweet yang mungkin mengancam hal tersebut.

“Ketika mereka memiliki followers yang banyak, maka akan lebih berhati-hati terhadap apa yang akan mereka posting di micro blogging ini,” imbuh Stephen.

(Amril Amarullah (Okezone))

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement