JAKARTA- Bisnis penyewaan motor di Jakarta ternyata cukup marak. Ribuan unit sepeda motor baru tiap tahunnya digelontorkan untuk bisnis rental.
Sasaran terbesar tentu perusahaan-perusahaan swasta. Baik skala nasional, internasional, maupun UKM. Coba saja tanyakan pada Motorent. Bagian dari perusahaan PT Wahana Makmur Sejati (WMS) ini sejak 2005 mulai beroperasi menjalankan bisnis rental motor.
"Kita buka awalnya 2004 tapi mulai beroperasi 2005, dan kini setelah tiga tahun kita sudah mulai menuai profit," jelas Corporate Affairs Director WMS Titi Pramudya ketika ditemui di Kantor Pusat Wahana, Jakarta.
Ia menyebutkan, tahun ini sudah ada 7.000 unit sepeda motor Honda yang disewakan untuk sejumlah perusahaan di Jakarta dan Tangerang. "Kebanyakan dari perusahaan perbankan, medical representatif, dan juga delivery makanan," jelas Titi.
Yang membuat Motorent berkembang pesat, karena jasa penyewaan motor baru ini terbilang cukup bersahabat denagn kantong.
"Untuk Honda Revo tipe paling murah biaya sewanya 500 ribu per bulan sepentara untuk sport seperti MegaPro Rp700.000. Masa sewa minimal 1 tahun dan setelah 3 tahun motor bisa dimiliki oleh perusahaan yang bersangkutan," jelasnya.
Biaya sebesar tiu, sudah termasuk jasa servis, asuransi motor dan si pengedara, perpanjangan STNK, serta ketika motor sedang diperbaiki di bengkel maka disediakan motor pengganti.
Kemudahan sewa dan biaya sewa yang terjangkau inilah yang menurut Titi menyebabkan bisnis rental motor tersbeut berkembang pesat. Bahkan kini penyewaan mulai dilakukan hingga tarap perusahaan kecil.
"Ada juga perusahan-perusahaan kecil yang sewa, yang jelas kita tetapkan minimal sewa 1 unit," tukasnya.
(Syukri Rahmatullah)