Advertisement
Advertisement
Sony Corp vs Sony AK

Kuasa Hukum Sony Corp 'Tiarap'

Stefanus Yugo Hindarto , Jurnalis-Senin, 15 Maret 2010 |12:35 WIB
Kuasa Hukum Sony Corp 'Tiarap'
A
A
A

JAKARTA - Pengacara Sony Corp Hadiputranto, Hadinoto & Partners seolah tiarap setelah somasinya terhadap Sony AK mendapatkan reaksi dari para pengguna dunia maya.

Saat okezone menyambangi kantor pengacara tersebut di  gedung The Indonesia Stock Exchange, Tower II lantai 21, HHP enggan untuk memberikan informasi. "Kami tak memiliki juru bicara, yang bisa hanya pengacara-nya langsung, tapi saat ini untuk yang biasa menangani perselisihan hak cipta Sedang tak ada meeting," kata seorang resepsionis di kantor pengacara tersebut.

Sebelumnya, diberitakan Sony Corp di Jepang Masih belum dapat menyelesaikan masalah ini karena belum dapat menghubungi kuasa hukumnya di Indonesia yakni, Hadiputranto,  Hadinoto Partners.

Kesulitan ini membuat Sony corp sulit untuk menjernihkan masalah. Wajar saja, Sony Kesulitan karena awal permasalahan ini bermula dari surat somasi yang dilayangkan kepada Sony AK melalui kuasa hukum tersebut.

Sejak Jumat lalu,  HHP memang sulit dihubungi oleh Sony Corp. Aksi 'tiarap' ini dikhawatirkan akan membuat nama Sony tercoreng, dan bisa berujung pad pemboikotan produk-produk Sony.

Diberitakan, pihak Sony Corp mengajukan gugatan kepada blogger Indonesia bernama Sony Arianto Kurniawan karena domain yang digunakan dalam blog-nya dianggap melanggar merek dagang perusahaan elektronik terbesar di Jepang tersebut.

Hingga saat ini, blog Sony-AK masih bisa diakses. Bahkan dalam blog Sony AK juga telah diberikan notifikasi bahwa sony-ak.com tidak memiliki afiliasi apapun dengan Sony Corp Jepang. Jika ditelusuri lebih dalam, dalam blog tersebut tidak ada satupun yang berhubungan dengan nama Sony Corp maupun produk-produk elektronik keluaran perusahaan Jepang tersebut.

(Sarie )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement