"Target kita itu kita ingin menjadi pemain yang dominan di segmen EV ini. Harapan kita, market share bisa sampai 30 persen di Indonesia," kata Tekno.
"Kemudian untuk produknya sendiri kita harapkan nanti dengan adanya lokalisasi komponen-komponen, kita bisa mencapai TKDN di level 60-70%," ucapnya lebih lanjut.
Saat ini POLYTRON memang masih mengimpor sebagian komponen motor listriknya. Namun, perusahaannya telah memulai proses lokalisasi untuk sejumlah komponen tersebut.
BACA JUGA:
"Jadi kalau pabrik sudah pasti di dalam negeri, karena memang kita produsen di Indonesia kan. Memang saat ini mungkin sebagian komponen kita masih impor, namun desain sudah kita lakukan sendiri," jelasnya.