“Kami tawarkan untuk memfasilitasi investasi NIO dan CRRC EV di Indonesia. Kondisi politik Indonesia yang stabil, ekonomi yang terus tumbuh, dan berbagai insentif yang disediakan menciptakan momentum yang tepat untuk perusahaan EV dalam mengembangkan bisnis mereka di Indonesia,” kata Mendag dalam keterangan resmi.
NIO dan CRRC EV menyambut baik tawaran Mendag Zulkifli Hasan dan melihat potensi untuk berkontribusi dalam mengembangkan ekosistem EV di Indonesia. Mereka berharap dapat menemukan mitra lokal yang tepat untuk ekspansi bisnis di Tanah Air.
“Kehadiran produsen EV asal Tiongkok diharapkan dapat berdampak positif bagi pengembangan industri EV di Indonesia. Saya kembali menegaskan bahwa ini adalah saat yang tepat bagi perusahaan EV Tiongkok untuk mulai berinvestasi di Indonesia,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.
BACA JUGA:
Sebagai informasi, saat ini NIO memiliki tujuh model mobil listrik, jenis sedan dan SUV, yang sudah dipasarkan di negara asalnya, China.