JAKARTA – Komitmen penggunaan menjaga lingkungan tetap bersih diwujudkan Polri dengan menggunakan kendaraan listrik selama perhelatan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
Mobil listrik digunakan untuk pengawalan dan pengamanan kepala negara dan seluruh peserta yang hadir selama G20. Selain menjaga keamanan, mobil listrik digunakan untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman.
Berdasarkan data dari LPSE Polri, pengadaan kendaraan listrik selama keperluan KTT G20 2022 dimenangkan oleh PT Artha Alam Lestari dengan nilai Rp83.316.068.000.
Sedangkan pemenang tender pengadaan motor listrik petugas PAM KTT G20 Korlantas Polri tahun anggaran 2022 dimenangkan oleh Cipta Abisatya Reksa dengan nilai Rp9.371.992.950.
Kemudian tender pengadaan mobil listrik pengamanan KTT G20 Korlantas Polri tahun anggaran 2022, dimenangi oleh PT Cahaya Mutira Perdana dengan nilai Rp66.822.360.000.
Total biaya yang dikeluarkan untuk pengamanan dan pengawalan dengan menggunakan motor listrik lebih dari Rp176 miliar. Jika ditambah dengan pengadaan mobil listrik, maka nilainya bisa mencapai Rp242 miliar.
Sekadar informasi, anggaran yang dikeluarkan tersebut berasal dari APBN periode 2022. Nominal pengadaan kendaraan listrik diprakirakan akan bertambah mengingat Presiden RI Joko Widodo menginstruksikan untuk menggunakan kendaraan listrik untuk keperluan dinas.
Disebutkan, pengadaan kendaraan listrik selama KTT G20 menjadi bentuk dukungan Polri pada pemerintah mencapai netral karbon pada 2060.